Rumah di Tulungagung Hangus Terbakar

surabayapagi.com
Api membakar rumah Hadi Sutoyo (72) di Dusun Jetakan, Desa/Kecamatan Kauman. SP/KAN

 SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung – Rumah milik Hadi Sutoyo (72) di Dusun Jetakan, Desa/Kecamatan Kauman, Tulungagung ludes terbakar pada Kamis (7/5/2020) pukul 23.25 WIB. Pemilik rumah mengalami luka bakar saat berusaha menyelamatkan barang miliknya. Kerugian akibat kebakaran itu ditaksir Rp 500 juta.

 

Baca juga: Antisipasi Kasus HIV/AIDS, KPA Tulungagung Sasar Ribuan Siswa Baru Edukasi Dini

Kebakaran diduga akibat korsleting arus listrik. Saksi mata menyebut kobaran api diduga muncul dari rumah bagian belakang dan dengan cepat api membesar dan merembet ke depan.

 

"Saat api mulai membesar itu ibu pemilik rumah, kemudian disusul bapaknya (Sutoyo), tapi kemudian yang laki-laki masuk lagi untuk menyelamatkan barang berharga," kata saksi mata, Edi Susanto, Jumat (8/5/2020) dini hari.

 

Mengetahui kebakaran itu warga sekitar berusaha memberikan pertolongan dengan mengevaluasi barang-barang milik korban dari dalam rumah. Di antaranya mobil dan sepeda motor. "Apapun yang bisa diselamatkan, ada perabot rumah tangga hingga mobil. Saat itu api terus membesar," ujarnya.

 

Baca juga: Musim Kemarau, KAI Daop 7 Madiun Tegas Larang Masyarakat Bakar Jerami Dekat Jalur Kereta Api

Tidak berselang lama tiga unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Tulungagung tiba di lokasi kejadian dan melakukan upaya pemadaman. Api akhirnya berhasil dipadamkan dalam waktu kurang satu jam.

 

Sementara Kapolsek Kalangbret AKP Puji Hartanto, mengatakan kebakaran itu awalnya dari bagian televisi. Hal itu dikuatkan keterangan keluarga yang mengaku pada siang hari TV-nya mengalami kerusakan.

 

Baca juga: Wakili Lomba Wana Lestari Nasional 2026, Tulungagung Komitmen Jaga Kelestarian Hutan Berkelanjutan

"Untuk saat ini korban mengalami luka di tangannya dan sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Dia mengalami luka saat menyelamatkan barang dari dalam rumah," kata Puji.

 

Walaupun begitu kebakaran tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa.tl01

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru