SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bupati Yuhronur Efendi terus berupaya merekonstruksi berbagai situs peninggalan yang berjaya pada masanya, salah satunya situs makam Nyai Andong Sari (Ibu Kandung Patih Gajah Mada), yang ada di Dusun Cancing Desa Sendangrejo Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan agar lebih representatif.
Pemugaran situs Makam Mbah Ratu (Nyai Andong Sari) diharapkan akan mampu menjadikan kawasan ini tidak hanya menjadi wisata yang bernilai religi, namun juga mampu merepresentasikan sejarah kejayaan nusantara yang berhasil disatukan oleh Patih Gajah Mada dalam naungan Kerajaan Majapahit.
“Tentu ini sebagai sebuah rekonstruksi dari kejayaan nusantara pada saat-saat yang lalu, yang hari-hari ini memang kami usahakan untuk terus kami rangkai, kami rekonstruksi kejayaan-kejayaan itu," kata Yuhronur Efendi bupati Lamongan saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan situs yang ada di pegunungan tersebut.
Rekonstruksi itu kata pria yang bisa disapa Pak Yes itu, dimulai dari peninggalan prasasti dan situs-situs jaman Kerajaan Majapahit, masa-masa perkembangan agama Islam, kejayaan pada masa-masa kolonial Belanda, serta peninggalan-peninggalan lain dari masa yang lampau yang terdapat di Kabupaten Lamongan ini.
Baca juga: Kuliner Khas Sego Boran Lamongan, Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia
Disebutkan olehnya, pemugaran kawasan komplek pemakaman yang terdapat di Gunung Ratu ini merupakan momen penting bagi Kabupaten Lamongan, untuk menatap masa depan yang lebih baik. Kedepannya katanya, selain di bangunnya komplek makam ini menjadi kawasan yang representatif, juga akan ada kajian ilmiah yang dilakukan sebagai bukti yang menegaskan keberadaan situs sejarah tersebut di Kabupaten Lamongan.
“Terima kasih kepada semua yang hadir dalam acara ini, kami mengharapkan support dan dukungan dari berbagai pihak untuk dapat mewujudkan kawasan Gunung Ratu yang representatif, juga kawasan wisata baik religi maupun edukatif, budaya, dan kawasan wisata yang berhubungan dengan perhutani,” harapnya.
Baca juga: Waduk Karangnongko Jadi Solusi Jangka Panjang Banjir Bengawan Jero di Lamongan
Sementara itu, komplek makam Nyai Andong Sari ini akan direkonstruksi dengan luas 2.706 m2, terdiri dari pembangunan cungkup Makam Nyai Ratu, cungkup pusara Kucing Condromowo dan Garangan Putih yang merupakan teman Dewi Andong Sari pada masa pengasingan, tempat istirahat, mushola, tempat wudhu, kamar kuncen, dan gapura.
Sebagaimana dikisahkan, Gunung Ratu ini merupakan daerah yang oleh masyarakat sekitar dipercaya sebagai tempat dilahirkannya Patih Gajah Mada. Dimana pada masa itu, Ibunda Patih Gajah Mada (Dewi Andong Sari) diasingkan dari istana karena rasa iri dari istri Raden Wijaya lainnya atas kehamilannya. jir
Editor : Moch Ilham