Menuju Kota Wisata, Alas Kaki Disiapkan Jadi Daya Tarik Kota Mojokerto

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto secara konsisten memberikan pendampingan bagi para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) Sepatu di Kota Mojokerto.

Hal ini sebagai upaya Pemkot Mojokerto untuk menguatkan peran ekonomi kreatif dalam mendukung keberadaan sektor pariwisata berbasis sejarah-budaya yang kini juga fokus digarap Pemkot Mojokerto.

Baca juga: Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

"Ini merupakan bagian dari bagaimana mempersiapkan berbagai komponen dari ekosistem pariwisata," ujar Wali Kota Mojokerto saat menutup Pelatihan Desain Alas Kaki, Jumat (27/1).

Sebagai informasi, Kegiatan Pelatihan Desain Alas Kaki menjadi salah satu bentuk program Pemkot melalui Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag).

Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan 25 Industri Kecil Menengah (IKM) Sepatu pada 25-27 Januari di gedung Workshop Alas Kaki, Jalan Raya Surodinawan Kota Mojokerto.

Baca juga: Bimtek OSS RBA, Wali Kota Mojokerto Tekankan Kemudahan Perizinan dan Kewajiban Pelaku Usaha

Pelatihan tersebut menghadirkan narasumber dari Aprisindo (Asosiasi Persepatuan Indonesia) Jawa Timur, Ali Masud dan Syahrula HY.

Melalui pelatihan tersebut diharapkan dapat menambah kreativitas pelaku usaha dalam mendesain alas kaki dengan teknik sablon.

"Desain ini harus di-upgrade secara berkala. Agar produk kita bisa bersaing di pasaran," jelas wali kota terkait alasan pemilihan jenis pelatihan tersebut.

Baca juga: Pantau Pelatihan BLK, Walikota Ning Ita Tegaskan Anggaran DBHCHT Jadi Instrumen Pengentasan Pengangguran

Selain pelatihan, dukungan pemerintah ke depan juga akan diwujudkan berupa penyediaan gedung sebagai pusat show room alas kaki hasil produksi seluruh IKM Kota Mojokerto. Dwi

 

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru