SURABAYAPAGI.com, Wonogiri - Sebanyak ratusan makam tiba-tiba muncul karena area Waduk Gajah Mungkur, Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah surut imbas musim kemarau akhir-akhir ini.
Bahkan Kompleks makam kuno itu menurut warga menyebutnya daerah ini sebagai Makam Sentono, sebab dulunya memang lokasi itu kawasan pemakaman Sentono sebelum pembangunan Waduk Gajah Mungkur.
Baca juga: Pemkot Minta Warga Berhenti Sebar Identitas ABH Perundungan Anak Disabilitas yang Viral di Surabaya
Makam-makam itu kemudian ditinggalkan usai warganya transmigrasi ke Pulau Sumatera akibat pembangunan waduk pada tahun 1978. Waduk ini baru dioperasikan pada 1980.
Baca juga: Terus Dikawal: Nasib Pelaku Bullying Anak Disabilitas Surabaya, Dibina 6 Bulan di Rumah Perubahan
"Di setiap tahun kemarau panjang akan muncul makam Sentono. Yang memang letaknya di pinggir kali. Kalau musim kemarau, sebelahnya air masih menggenang," kata Sucipto, Lurah Wuryantoro, Selasa (03/10/2023).
Sebagai informasi, Desa Sentono merupakan salah satu desa yang ditenggelamkan demi pembangunan Waduk Gajah Mungkur.
Baca juga: Pemkot Surabaya Tindaklanjuti Laporan Kode QR UMKM Nyambung ke Bank Tiongkok
Bahkan disana sebelumnya terdapat sekitar 41 ribu warga dari 45 desa di 6 kecamatan yang dipindahkan ke waduk dengan luas genangan maksimal 9.100 meter itu. wng-01/dsy
Editor : Desy Ayu