SURABAYAPAGI.COM,Sampang- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur memberhentikan droping air ke tempat dampak kekeringan. Sebab, pada saat ini di karenakan anggarannya sudah tidak ada.
Menurut H. Imam Kasi Kedaruratan dan Logistik (KL) mengaku sudah mengajukan bantuan air kepada pemerintah Provinsi dan pusat untuk bisa membantu masyarakat yang terdampak kekeringan.
Baca juga: Puncak Musim Kemarau, 11.800 Jiwa di Situbondo Terdampak Krisis Air Bersih
"Kami mengajukan kepada pemerintah pusat dan juga provinsi karena banyak permintaan air dari masyarakat,"kata Imam, Selasa (24/10/2023).
Baca juga: Dampak Kekeringan Terus Meluas, 5 Desa di Ponorogo Mulai Krisis Air Bersih
Perlu diketahui Berdasarkan catatan dari 62 desa sudah pernah di lakukan pendropingan oleh BPBD Kabupaten Sampang, namun hingga saat ini pihaknya masih menunggu kelanjutan dari Provinsi Jawa Timur. .
Baca juga: Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan
" Sampai saat ini kami masih menunggu tindak lanjut dari provinsi pada saat yang kami usulkan sebelumnya, namun kami juga di minta oleh BUMD untuk membantu pihaknya dalam pendropingan,"ungkapnya.gan
Editor : Redaksi