SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang kesulitan mendapatkan air selama kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, telah menyalurkan lebih dari 2,52 juta liter air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di 52 desa/kelurahan yang tersebar di 12 kecamatan setempat, yang didistribusikan secara bertahap dan berkelanjutan.
"Kami terus mengerahkan seluruh armada tangki secara bertahap dan berkelanjutan. Hingga hari ini, petugas gabungan sukses merampungkan 522 rit pengiriman pasokan air bersih," ujar Sekretaris Daerah sekaligus Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Trenggalek Stefanus Triadi Atmono, Selasa (29/09/2026).
Sementara itu, berdasarkan data BPBD Trenggalek, kekeringan tahun ini berdampak terhadap 12.157 kepala keluarga atau 28.046 jiwa yang tersebar di 52 desa pada 12 kecamatan. Dari wilayah terdampak tersebut, Panggul menjadi kecamatan dengan kebutuhan pasokan air bersih paling tinggi.
Sehingga, BPBD menyalurkan 1,375 juta liter air ke wilayah tersebut melalui 280 rit pengiriman. Besarnya kebutuhan di Panggul antara lain dipengaruhi kondisi sumber air warga yang mengalami penurunan debit hingga mengering. Selain itu, pemerintah daerah memprioritaskan pengiriman bantuan air ke permukiman yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Perlu diketahui, hingga 25 September, penyaluran telah menjangkau 48 desa dari 52 desa yang tercatat terdampak kekeringan. BPBD masih melakukan pemantauan terhadap kondisi sumber air dan kebutuhan masyarakat di desa-desa yang belum terjangkau bantuan. Dan untuk mempercepat distribusi di tingkat permukiman, pemerintah daerah juga memanfaatkan tandon komunal sebagai tempat penampungan air.
Pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan pemerintah desa serta unsur terkait untuk menentukan titik distribusi dan memastikan bantuan menjangkau masyarakat yang mengalami krisis air. Hingga 25 September 2026, Pemkab Trenggalek melalui BPBD telah mendistribusikan 2,522 juta liter air dalam 522 rit pengiriman untuk memenuhi kebutuhan dasar 28.046 jiwa terdampak kekeringan. tr-01/dsy
Editor : Redaksi