Puncak Musim Kemarau, 11.800 Jiwa di Situbondo Terdampak Krisis Air Bersih

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kekeringan di Kabupaten Situbondo. SP/ STB
Kekeringan di Kabupaten Situbondo. SP/ STB

i

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo mencatat sebanyak 11.800 jiwa terdampak kekurangan air bersih imbas puncak musim kemarau yang terus berlangsung dan meluas. Sehingga, hingga saat ini untuk kegiatan pengiriman air bersih terus berlangsung, khususnya area terdampak menuju tujuh kecamatan yakni Kecamatan Bungatan, Arjasa, Banyuputih, Suboh, Kendit, Jatibanteng, Banyuglugur.

"Kami terus melakukan pengiriman air bersih, jika sebelumnya tercatat 11.400-an jiwa kini bertambah menjadi 11.800-an jiwa. Yang paling terdampak ya di Desa Kecamatan Banyuputih yakni ada 2.365 jiwa dalam satu desa," ujar Kalaksa BPBD Situbondo, Sruwi Hartanto, Selasa (22/09/2026).

Sementara itu, berdasarkan data tersebut diperkirakan akan meluas mengingat musim kemarau diperkirakan terus berlangsung sampai awal tahun 2027. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu diantisipasi secara baik. Pihak pemerintah daerah juga sudah berpikir solusi tentang masalah yang sedang dihadapi. Seperti pembuatan sumur bor namun kondisi tersebut masih dalam proses. 

"Informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau di Indonesia akan berlangsung hingga akhir tahun, bahkan ada kemungkinan berlanjut hingga tahun depan. Silakan pertanyakan sumur ke dinas pekerjaan umum, kami masih belum fokus dropping air," katanya. st-02/dsy

Berita Terbaru

Pantau Pelatihan BLK, Walikota Ning Ita Tegaskan Anggaran DBHCHT Jadi Instrumen Pengentasan Pengangguran

Pantau Pelatihan BLK, Walikota Ning Ita Tegaskan Anggaran DBHCHT Jadi Instrumen Pengentasan Pengangguran

Selasa, 22 Sep 2026 14:02 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 14:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto terus melakukan evaluasi terhadap pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026…

Dari Potensi Lokal hingga AI, Zurich Bekali Ribuan Siswa Hadapi Dunia Usaha

Dari Potensi Lokal hingga AI, Zurich Bekali Ribuan Siswa Hadapi Dunia Usaha

Selasa, 22 Sep 2026 14:01 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 14:01 WIB

SurabayaPagi, Jakarta — Program pendidikan kewirausahaan Zurich Entrepreneurship Program (ZEP) kembali diperluas pada tahun ajaran 2026–2027 dengan menyasar 6.1…

JPU Kejari Surabaya, Diduga Panik dan Bingung Tanggapi Eksepsi Radity

JPU Kejari Surabaya, Diduga Panik dan Bingung Tanggapi Eksepsi Radity

Selasa, 22 Sep 2026 14:00 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 14:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA: Terdakwa Raditya M Khadaffi yang telah kumpulkan alat bukti, mendengarkan Replik Jaksa Penuntut Umum, menilai JPU panik dan binggung…

Gegara Pembakaran Serasah, 1 Hektare Vegetasi Hutan Pinus Oro-oro Ombo Hangus Terbakar

Gegara Pembakaran Serasah, 1 Hektare Vegetasi Hutan Pinus Oro-oro Ombo Hangus Terbakar

Selasa, 22 Sep 2026 13:46 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 13:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Di musim puncak kemarau panjang ini banyak memicu kebakaran hutan dan lahan di Indonesia, salah satunya di Kawasan hutan pinus di Desa…

Bikin Heboh! Pria di Jember Ngaku Pernah Bertemu Allah dan Nabi di TikTok

Bikin Heboh! Pria di Jember Ngaku Pernah Bertemu Allah dan Nabi di TikTok

Selasa, 22 Sep 2026 13:45 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 13:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Baru-baru ini media sosial (medsos) dihebohkan adanya pengakuan seorang pria berinisial AA di Desa Sumberweling, Kecamatan…

Lazisnu Gandeng China Merchants Foundation Gelar Pelatihan Mitigasi Bencana di Lamongan

Lazisnu Gandeng China Merchants Foundation Gelar Pelatihan Mitigasi Bencana di Lamongan

Selasa, 22 Sep 2026 12:53 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) PBNU  menggandeng China Merchants Foundation, menggelar pelatihan m…