SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Mengutip studi yang dilakukan tim University of Cincinnati Amerika Serikat, bahwa mengkonsumsi semangkuk stroberi dan bluberi setiap hari mampu mengurangi risiko demensia bagi individu paruh baya.
Menurut Robert Krikorian peneliti dan Profesor Emeritus Departemen Psikiatri dan Biopsikologi Fakultas Kedokteran University of Cincinnati, hal tersebut lantaran, buah stroberi dan bluberi mengandung antioksidan bernama antosianin yang berdampak baik bagi kesehatan dan menunjang sistem metabolisme dan kognisi tubuh.
Baca juga: Kejar Penilaian Swasti Saba 2027, Pemkab Ponorogo Benahi Indikator Kesehatan
“Stroberi juga mengandung mikronutrisi bernama elagitanin dan asam elagik, senyawa bioaktif yang bermanfaat dalam pemulihan penyakit kardiovaskular, sindrom neurodegeneratif, dan kanker,” ungkapnya.
Baca juga: Pemkot Surabaya Fungsikan 2.036 Posyandu Jadi Pusat Pelayanan Terintegrasi
“Data epidemiologis menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi stroberi dan bluberi secara rutin memiliki tingkat penurunan kognisi yang lebih lambat seiring penuaan mereka,” jelasnya lagi, Kamis (16/11/2023).
Krikorian menduga dampak positif stroberi dalam mengurangi risiko demensia adalah karena kandungan buah tersebut yang dapat mengurangi inflamasi otak pada individu, khususnya yang berusia paruh baya dan memiliki lemak abdominal yang berlebih.
Baca juga: Tertular dari Keluarga, 254 Anak di Bawah 14 Tahun di Ponorogo Terjangkit TBC
“Dengan demikian, dampak baik yang kita lihat dari penelitian itu mungkin terkait dengan teredamnya inflamasi pada peserta uji yang mengkonsumsi serbuk stroberi,” ucapnya. sb-05/dsy
Editor : Desy Ayu