Per 2026, Pemkab Catat Serapan Pembelian Tembakau di Pamekasan Capai 42.575 Ton

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. pembelian tembakau di salah satu pabrikan di Kabupaten Pamekasan. SP/PMK
Ilustrasi. pembelian tembakau di salah satu pabrikan di Kabupaten Pamekasan. SP/PMK

i

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, mencatat serapan pembelian tembakau petani oleh pabrikan pada musim tanam tembakau 2026 mencapai 42.575 ton, yang lebih banyak dibanding musim panen tembakau 2025 yang kala itu mencapai 30.300 ton.

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan dan Perlindungan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pamekasan Rayhan Akbar mengatakan, jika capaian pembelian tembakau tahun ini, melebihi dari target awal yang ditetapkan pemkab bersama pihak pabrikan, yakni 24 ribu ton.

"Ini berdasarkan hasil pemantauan tim Pemkab Pamekasan per 4 Oktober 2026. Jumlah serapan sebanyak 42.575 ton ini bukan hasil final, karena hingga kini, pembelian di sejumlah pabrikan masih berlangsung dan kemarau masih berlangsung. Jadi, ada kemungkinan bertambah," ujarnya, Selasa (06/10/2026).

Hanya saja, sambung dia, dari 60 pabrikan yang melakukan pembelian tersebut, hingga 4 Oktober 2026 tinggal sebanyak 20 pabrikan yang melakukan pembelian, sedangkan 40 lainnya sudah tutup. Hal ini, karena kuota pembelian yang dilakukan pihak pabrikan sudah memenuhi target.

"Yang masih melakukan pembelian hingga hari ini, adalah pabrikan yang belum memenuhi target pembelian," katanya.

Terpisah, Kabid Pembinaan dan Perlindungan Disperindag Pamekasan Rayhan Akbar lebih lanjut menjelaskan, berdasarkan laporan tim pemantau Pemkab Pamekasan, pelaksanaan pembelian tembakau secara umum berjalan sesuai dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pengusahaan Tembakau Madura. Di antaranya, tentang ketentuan pengambilan sampel tembakau, dan campuran tembakau luar Pamekasan.

Selain itu, terkait harga beli tembakau oleh pabrikan ke pihak petani, juga di atas Biaya Pokok Produksi, yakni Rp66.547 per kilogram untuk tembakau gunung atau perbukitan, Rp56.722 per kilogram untuk tembakau tegal dan Rp52.415 per kilogram untuk tembakau sawah. pm-01/dsy

Berita Terbaru

Terinspirasi Kampung Malaka Jaya, Ketua Komisi A Dorong Ketahanan Pangan dari Kampung

Terinspirasi Kampung Malaka Jaya, Ketua Komisi A Dorong Ketahanan Pangan dari Kampung

Selasa, 06 Okt 2026 15:37 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam upaya membangun ekosistem ketahanan pangan dari tingkat rumah tangga. Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko…

Ledakan di Pakuwon City Surabaya, 41 Bangunan Rusak Parah hingga 5 Orang Luka

Ledakan di Pakuwon City Surabaya, 41 Bangunan Rusak Parah hingga 5 Orang Luka

Selasa, 06 Okt 2026 15:23 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ledakan keras di RM Nasi Tempong Sri Dewi di kawasan San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, yang terjadi pada Selasa (6/10) sekitar…

Pastikan Pembelajaran Efektif, Pemkab Madiun Terus Evaluasi Sekolah Rakyat

Pastikan Pembelajaran Efektif, Pemkab Madiun Terus Evaluasi Sekolah Rakyat

Selasa, 06 Okt 2026 15:13 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna memastikan proses belajar dan mengajar berjalan tertib, efektif, dan sesuai dengan ketentuan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Hadapi Ancaman Kekeringan, Pemkab Bondowoso Pastikan 74 Irpom Berfungsi bagi Petani

Hadapi Ancaman Kekeringan, Pemkab Bondowoso Pastikan 74 Irpom Berfungsi bagi Petani

Selasa, 06 Okt 2026 15:06 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Di tengah ancaman kekeringan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso terus mencari cara untuk menjaga lahan pertanian tetap…

Stok Mulai Menipis, Harga Cabai Rawit di Kota Batu Tembus Rp60 Ribu per Kg saat Kemarau

Stok Mulai Menipis, Harga Cabai Rawit di Kota Batu Tembus Rp60 Ribu per Kg saat Kemarau

Selasa, 06 Okt 2026 13:54 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 13:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Dipicu oleh makin terbatasnya pasokan dari tingkat produsen, mengakibatkan harga komoditas cabai rawit di tingkat petani kawasan Kota…

DPRD Jatim: Kejar Pengembang Judi Daring, Jangan Hanya Penjarakan Pemain

DPRD Jatim: Kejar Pengembang Judi Daring, Jangan Hanya Penjarakan Pemain

Selasa, 06 Okt 2026 13:33 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 13:33 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Dampak judi daring di Jawa Timur dinilai tak berhenti pada kerugian ekonomi. Praktik tersebut juga mulai memicu persoalan sosial di t…