Kota Surabaya Panen Sampah 15,2 Ton di Malam Tahun Baru 2024, DLH Kerahkan 150 Personel

surabayapagi.com
Petugas saat membersihkan area sampah di malam momen perayaan tahun baru 2024 di Kota Pahlawan, Surabaya. SP/ SBY

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Di momen malam pergantian Tahun Baru 2024 selalu memiliki kesan dan kenangan tersendiri bagi setiap orang. Namun yang paling berkesan adalah saat malam tahun baru tersebut Kota Surabaya mencatat produksi sampah mencapai 15.200 kg atau 15,2 Ton. Jumlah ini meningkat berlipat dibandingkan perayaan tahun lalu.

Rokhim Kabid Kebersihan DLH menjelaskan, mayoritas sampah tersebut terdiri dari sisa-sisa dan bungkus makanan yang ditinggal begitu saja oleh pembelinya.

Baca juga: Ramadan Kondusif, Satpol PP Surabaya Tutup Hiburan dan Tingkatkan Patroli

“Rata-rata botol-botol minuman, gelas-gelas itu. Banyak juga sisa-sisa dari PKL (pedagang kaki lima) itu ada yang jualan itu kayak soto, nasi goreng, kertas-kertasnya juga bungkusnya itu ditinggal aja,” jelasnya, Senin (01/012024).

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya bahkan sampai mengerahkan total 150 personel, tujuh unit dump truck, dua truk road sweeper untuk membersihkan sampah-sampah tersebut.

“Hampir penuh semua (dump truk), di road sweeper muatannya (per unit) sampai enam kubik (sekitar 1200 kg). Kalau dihitung totalnya kurang lebih ya 15 ton sampah, terdiri dari plastik, sama kertas-kertas itu,” katanya.

Pembersihan sampah itu dilakukan mulai pukul 00.01 WIB dini hari, sampai dengan 07.00 WIB, yang dibagi dalam 14 grup meliputi kawasan timur, barat, utara, selatan dan kawasan kota.

Baca juga: Klenteng Hong Tiek Hian, Mulai Ramai Pengunjung Mohon Keberuntungan

Lokasi yang dibersihkan meliputi Jalan Kembang Jepun dan Sekitarnya, bawah Jembatan Suramadu-Jembatan dan Taman Suroboyo, Jalan Ngaglik-Kapas Krampung-Tambaksari, sekitaran Taman Surya-Wijaya Kusuma-Jaksa Agung Soeprapto-Walikota Mustajab, Jalan Pemuda Timur-Yos Sudarso (Alun-Alun Suroboyo), Bundaran Cito-frontage barat A. Yani-RSI Wonokromo, depan RSAL-frontage timur A. Yani-Korem Kertomenanggal.

Kemudian Sekitaran Tugu Pahlawan-Indrapura-Rajawali-titik nol Jalan Pahlawan, KBS-Jembatan Sawunggaling-Pasar Kembang-Darmo (Taman Bungkul), Basuki Rahmat-Embong Malang-Blauran-Praban, Jalan Tunjungan-Gubernur Suryo-Panglima Sudirman, Jembatan Karang Pilang-Bundaran PTC-Yonosuwoyo-HR Muhammad-Mayjen Soengkono, GBT, dan Margomulyo.

Sementara diketahui, sampah terbanyak diperoleh di sekitaran Taman Surya, Jalan Gubernur Suryo, Jalan Tunjungan, Taman Bungkul, Tugu Pahlawan, dan di depan Korem Kertomenanggal.

Baca juga: Demo Buruh PT Pakerin di LPS Surabaya, Pakuwon Dorong Penyelesaian Lewat Dialog

Sebenarnya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sudah menyediakan tempat sampah di titik-titik tersebut. Namun, tak mampu menampung karena jumlah pengunjung yang membludak.

Pihaknya pun berharap agar di tahun 2024, kesadaran masyarakat untuk membuang sampah di tempatnya lebih ditingkatkan lagi.

“Saya berharap warga Surabaya juga mulai membudayakan tertib dalam membuang sampah, jangan sembarangan. Gapapa buang sampah, tapi ya di tempat yang sudah kami sediakan. Di tepi jalan kan sudah ada tong sampah juga,” pintanya. sb-06/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru