SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Dinsos Kabupaten Madiun mencatat angka Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) mengalami perubahan.
Kepala Dinsos Kabupaten Madiun, Agung Budiarto, memaparkan sejak tahun 2022 jumlah DTKS yang menerima bantuan sosial dari pemerintah mencapai 362.060 jiwa.
Baca juga: Penggeledahan Beruntun KPK di Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Disasar
Kemudian tahun 2023 turun menjadi 352.195 jiwa, sedangkan di tahun 2024 per bulan Februari mengalami penurunan mencapai 348.912 jiwa.
“Semakin turunnya data penerima bansos dari pemerintah ini ditengarai adanya beberapa hal. Seperti warga Kabupaten Madiun yang terdata indikasi tidak masuk kategori DTKS, serta adanya warga yang meninggal dunia,” ujar Agung, Senin (18/3/2024).
Dirinya menambahkan upaya verifikasi dan validasi data terus dilakukan oleh kader pilar sosial di tingkat kecamatan dan desa.
Baca juga: Aturan Sertifikasi Diabaikan, Seleksi Direksi Beresiko Cacat Prosedur
Dengan data DTKS yang terbaru, lanjut dia, nantinya akan menjadi acuan OPD di lingkup Pemkab Madiun, untuk menyalurkan bantuan sosial dalam bentuk apapun.
“Ditargetkan upaya verifikasi dan validasi data terpadu kesejahteraan sosial rampung di akhir bulan Maret mendatang,” ucapnya.
Baca juga: Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan
Soal kategori penerima bantuan, Agung menuturkan, mengacu data dari DTKS diantaranya penerima bantuan diberikan dari pusat.
“Mulai dari program Keluarga Harapan, bantuan pangan non tunai, Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, BLT DD, dan bantuan sosial lainya yang bersumber dari dana APBN maupun APBD,” pungkasnya. Md-01/ham
Editor : Moch Ilham