Pasca Idul Adha, Harga Cabai di Pasar Sumenep Berangsur Normal

surabayapagi.com
Ilustrasi. Pedagang komoditas cabai dan bahan pangan di Pasar Tradisional Sumenep, Jawa Timur. SP/ SMP

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pasca Hari Raya Idul Adha pekan lalu, konsumen di pasar tradisional Sumenep pu merasa lega. Pasalnya, harga komoditas cabai yang sebelumnya sempat melambung, kini berangsur normal dan mulai melandai.

“Saat ini harga-harga kebutuhan pokok mulai berangsur normal, setelah di Idul Adha kemarin sempat terjadi lonjakan harga di beberapa komoditas. Ini karena permintaan konsumen mulai landai, sehingga harga berangsur turun,” terang Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep, Idham Halil, Rabu (26/06/2024).

Baca juga: Madura Night Vaganza 2026 Jadi Etalase Program dan Inovasi Pembangunan Sumenep

Diketahui, saat ini harga cabai merah besar pekan ini Rp 40 ribu per kg. Turun Rp 20 ribu setelah pekan lalu mencapai harga Rp 60 ribu per kg. Sedangkan harga cabai kecil Rp28 ribu per kg, turun Rp 2 ribu dibanding pekan lalu.

Tak hanya komoditas cabai, pekan ini harga beras di pasaran juga masih stabil. Untuk kualitas premium Rp 15 ribu per kg, sedangkan untuk kualitas medium Rp 11.900 per kg. Demikian juga dengan harga gula pasir, tidak mengalami perubahan, tetap Rp17 ribu per kg.

Baca juga: Bupati Sumenep Perhatikan Nasib Petani Tembakau, BPP 2026 Diminta Jadi Acuan Harga

“Untuk harga minyak goreng curah tetap Rp 17 ribu per liter, minyakita 1 liter Rp 15.000, dan minyak goreng kemasan 2 liter Rp 38 ribu,” terangnya.

Sedangkan untuk harga komoditas daging juga stabil. Harga daging sapi tetap Rp 120 ribu per kg, daging ayam kampung Rp 90 ribu per kg, dan daging ayam broiler Rp 38 ribu per kg.

Baca juga: Kades Alas Malang Pelopori Pertanian Modern Bersama Mahasiswa KKN UNIB di Pulau Raas Sumenep

“Untuk harga telur juga tidak mengalami perubahan. Telur ayam ras Rp 28 ribu per kg, dan telur ayam kampung Rp 48 ribu per kg,” ungkap Idham.

Hal itu tentu juga terus dipantau oleh Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Sumenep secara rutin melakukan pemantauan harga sembako di Pasar Anom baru sebagai pasar induk, dan Pasar Bangkal sebagai pembanding. smp-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru