Pembangunan Saluran Air di Desa Tenggulunan, Solusi Praktis Cegah Banjir

surabayapagi.com
Pembangunan saluran air di Desa Tenggulunan, Sidoarjo. SP/ HIKMAH

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pembangunan saluran buis di Jalan Delima RT 10/ RW 04 Desa Tenggulunan terus dikebut lantaran dianggap sebagai salah satu solusi dalam menyelesaikan kurang baiknya sistem saluran air dan genangan air musim penghujan di pemukiman warga selama ini.

Pembangunan saluran buis U20 di Desa Tenggulunan diketahui menggunakan anggaran Dana Desa tahun 2024. Melalui Musdes Pembangunan saluran buis U20 sepanjang kurang lebih 300 meter di wilayah RT 10/ RW 04 di Jalan Delima, Desa Tenggulunan.

Baca juga: Tingkatkan Layanan Kesehatan Warga, Kades Edi Prayogi Rehab Gedung Poskesdes Gagangkepuhsari

Sebagai informasi, Saluran Buis U20 merupakan bagian penting dalam sistem pengaliran air dan tata ruang di desa tenggulunan karena dengan adanya pembangunan saluran buis dapat digunakan untuk mengalirkan resapan air hujan sekaligus sebagai tindakan antisipasi banjir saat musim penghujan nanti.

Baca juga: Fokus Atasi Banjir Kecamatan Tulangan, Pemkab Sidoarjo Percepat Infrastruktur

“Semoga dengan adanya pembangunan saluran  air ini bisa langsung dirasakan manfaatnya bagi warga desa  Tenggulunan khususnya Rt 10 Rw 04 Jalan Delima dan warga sekitar pada umumnya,” ungkap  Kepala Desa Tenggulunan, Akhmad Idom Maun, Selasa (20/08/2024).

Lebih lanjut, Achmad  Aynudin TPK Desa Tenggulunan juga menegaskan, bahwa pembangunan saluran air di lingkungan RT 10/ RW 04 Jalan Delima, Desa Tenggulunan ini sesuai dengan RKPDes maupun APBDes. 

Baca juga: Antisipasi Banjir Musim Hujan, Pemkab Bangkalan Gerak Cepat Normalisasi Aliran Sungai

Sedangkan komponen Dana Desa yang ditentukan penggunaannya, lebih kepada kegiatan yang berkaitan dengan Bantuan Langsung Tunai Desa (BLT Desa), ketahanan pangan dan hewani, kemudian dalam rangka membantu penurunan angka stunting sesuai kewenangan desa. Man /Hik

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru