Awal Oktober, Harga dan Pasokan Bapok di Lamongan Stabil

Reporter : Muhajirin
Sejumlah pembeli saat mencari kebutuhan pokok di pasar Sidoharjo. SP/IST

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Di awal bulan Oktober ini, sejumlah harga dan pasokan bahan pokok (Bapok) di berbagai pasar tradisional di Lamongan masih terpantau stabil.

Hal itu disampaikan oleh Anang Taufik Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemkab Lamongan, pada Selasa (07/10/2025) kepada sejumlah awak media.

Baca juga: Semakin Meriah, 126 Regu Gerak Jalan SMP-SMA Ramaikan Agustusan di Lamongan

Disebutkan olehnya, dari hasil  pantauan di sejumlah Pasar mulai Sidoharjo, Pasar Babat, Pasar Blimbing masih  menunjukkan, harga sejumlah komoditas bahan pokok dijual dengan harga eceran tertinggi (HET).

Komoditas tersebut lanjutnya, meliputi  beras Ir 64 kualitas premium Rp 15.000 per kilogram, beras medium Rp 13.000 per kilogram, telur ayam ras Rp 30.000 per kilogram, dan gula pasir dalam negeri Rp 17.500 per kilogram.

Baca juga: Upacara Bendera Dalam Rangka HUT Ke-81 RI di Lamongan Berjalan Khidmat, Disertai Pemberian Tali Asih ke Veteran

Kemudian cabai keriting dijual Rp 40.000 per kilogram (mengalami penurunan 7 ribu rupiah sejak 4 Oktober), cabai merah besar Rp 40.000 per kilogram (mengalami penurunan 7 ribu rupiah sejak 4 Oktober), bawang merah Rp 30.000 per kilogram (mengalami penurunan 2 ribu rupiah sejak 3 Oktober), bawang putih Rp 30.000 per kilogram.

Baca juga: PK IPNU-IPPNU MA Ma’arif 7 Sunan Drajat Dilantik, Kader Muda Didorong Tembus Level Nasional

Selain itu, terpantau minyak goreng (minyak kita) dijual dengan harga Rp 21.000 per botol, daging sapi murni Rp 120.000 per kilogram, dan daging ayam boiler Rp 38.000 per kilogram. 

"Kestabilan ini terus dijaga guna menjaga daya beli masyarakat, sehingga pasar akan tetap tumbuh dan memenuhi kebutuhan masyarakat," harapnya. jir

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru