Musim Haji, Warga Probolinggo Gelar Tradisi ‘Ngater Kajien’ Pakai Perahu Hias

surabayapagi.com
Tradisi Nganter Kajien warga Gili Ketapang Probolinggo, Jawa Timur. SP/ PRB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Memasuki musim Haji 2026, sebanyak tatusan warga Pulau Gili Ketapang, Kabupaten Probolinggo memadati Pelabuhan Tanjung Tembaga, Kota Probolinggo, yang merupakan tradisi Ngater Kajien atau mengantar calon jemaah haji ke Tanah Suci. Tradisi tahunan ini telah turun-temurun itu dilakukan dengan iring-iringan sekitar 15 perahu yang telah dihias. 

Sebanyak belasan calon jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 2 Embarkasi Surabaya, diantar bersama ratusan warga yang ikut mengiringi dari Pulau Gili Ketapang menuju daratan. Ratusan warga tersebut terdiri dari anak-anak, ibu-ibu hingga lansia turun dari kapal dan memenuhi area pelabuhan untuk melepas keberangkatan para tamu Allah SWT.

Baca juga: Ratusan Calon Jemaah Kloter 1 dan 2 Tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya

Salah satu perahu jenis jonggrang diketahui mampu membawa sekitar 100 hingga 150 orang. Sementara kapal pengiring lainnya berjumlah sekitar 10 unit. Diperkirakan lebih dari 500 warga ikut serta dalam prosesi pengantaran tahun ini. Dalam tradisi tersebut, selain untuk mencari berkah dan barokah, masyarakat juga berharap suatu saat dapat menyusul menunaikan ibadah haji.

Baca juga: Demi Keselamatan Penerbangan, CJH Diimbau Patuhi Ketentuan Barang Bawaan

Siti Nuraisah (23), warga Pulau Gili Ketapang, mengatakan tradisi Ngater Kajien selalu digelar setiap musim haji sebagai bentuk doa dan harapan. Setelah mengantar jemaah haji, sebagian warga biasanya melanjutkan perjalanan ziarah ke Makam Sunan Ampel serta sejumlah makam wali di Madura.

"Harapan utama ikut Ngater Kajien agar bisa naik haji juga," ujar Siti, Selasa (21/04/2026).

Baca juga: Vaksinasi Haji di Surabaya Capai 98 Persen, Ditarget Tuntas Sebelum Keberangkatan ke Tanah Suci

Diketahui berdasarkan data Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, tahun ini terdapat 32 calon jemaah haji dari Pulau Gili Ketapang. Sebanyak 12 orang tergabung dalam Kloter 2, sedangkan 20 lainnya masuk Kloter 3. Dan secara keseluruhan, jumlah jemaah haji asal Kabupaten Probolinggo pada tahun 2026 mencapai 1.119 orang. pr-02/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru