Genjot PAD, Pemkab Ponorogo Optimalisasi Sektor Pariwisata Lewat Grebeg Suro

surabayapagi.com
Ilustrasi. Pagelaran Reog Ponorogo di acara Grebeg Suro. SP/ PNG

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebagai upaya menggenjot pendapatan asli daerah (PAD), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, mengupayakan optimalisasi sektor pariwisata melalui pelaksanaan berbagai kegiatan berskala besar, salah satunya seperti Grebeg Suro. Sebagaimana data di BPPKAD Ponorogo, realisasi PAD Kabupaten Ponorogo hingga akhir Mei 2026 masih jauh dari target yang ditetapkan. 

Melalui sejumlah agenda berskala besar, pemkab berharap mampu mendongkrak kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat. Pasalnya, melalui perayaan Grebeg Suro menjadi salah satu momentum yang berpotensi meningkatkan penerimaan daerah, terutama dari sektor pajak dan retribusi.

Baca juga: Pemkab Ponorogo Lelang Puluhan Kendaraan Dinas, Mayoritas Roda Dua Tahun 1990-2010

"Kami akan maksimalkan di sisa tahun anggaran di semester dua ini untuk meningkatkan PAD. Kalau restoran dan hotel ramai, tentu berpotensi meningkatkan penerimaan pajak daerah," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Ponorogo Sriyono, Senin (15/06/2026).

Baca juga: Dukung Program Prioritas, Pemkab Ponorogo Alokasikan SILPA Rp96 Miliar

Diketahui, dari target Rp528 miliar, pendapatan yang berhasil dikumpulkan baru mencapai Rp188 miliar atau sekitar 35,5 persen. Pemkab Ponorogo masih harus mengejar tambahan pendapatan sebesar Rp340 miliar hingga akhir 2026. Dan berdasarkan catatan, retribusi daerah menjadi penyumbang terbesar dengan nilai sekitar Rp103 miliar. Sementara pendapatan dari sektor pajak daerah baru sekitar Rp81 miliar.

"Penyumbang terbesar PAD selama ini memang BLUD, seperti rumah sakit. Tetapi anggarannya kembali lagi ke rumah sakit," katanya. 

Baca juga: Dishub Ponorogo Catat Realisasi Pendapatan Parkir 2025 Tak Capai Target 100 Persen

Selain mengoptimalkan sektor pariwisata, pemerintah daerah juga terus memetakan sumber-sumber pendapatan baru yang dinilai masih potensial untuk digarap. Namun, upaya tersebut dipastikan tidak akan menambah beban masyarakat. Di sisi lain, target PAD tahun ini masih berpeluang mengalami perubahan. "Kami terus menggenjot sektor pendapatan lain yang selama ini belum tersentuh, tentu yang tidak membebani masyarakat," ujarnya. pn-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru