Sinergi Karya Bhakti TNI, Pemkab Tulungagung Perkuat Infrastruktur Desa

Reporter : Duchan Prakasa

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Program Sinergi Karya Bhakti TNI tahun anggaran 2026 di Desa Wonorejo Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung resmi dimulai. Program kolaborasi Komando Distrik Militer 0807 Tulungagung bersama Pemerintah Kabupaten Tulungagung dilaksanakan sebagai upaya mempercepat pembangunan infrastruktur desa guna memacu akselerasi pertumbuhan ekonomi sekaligus mengejar target zero kemiskinan ekstrem.

Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin menekankan Karya Bhakti TNI merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat yang bergotong-royong membantu pemerintah daerah mempercepat pemerataan pembangunan. Program ini difokuskan untuk menyelaraskan pembangunan infrastruktur fisik dengan program strategis nasional, khususnya pengentasan kemiskinan ekstrem.

Baca juga: Kemarau, 11 Hektare Tanaman Padi di Tulungagung Terdampak Kekeringan

Berdasarkan data makro, tingkat kemiskinan di Kabupaten Tulungagung menurun menjadi 5,96 persen pada tahub 2025 jika dibandingkan tahun 2024 yang mencapai angka 6,28 persen. Sementara angka kemiskinan ekstrem yang sempat menyentuh 0 persen pada 2023 justru mengalami kenaikan 0,65 persen pada 2024 namun berhasil diturunkan menjadi 0,25 persen pada tahun 2025. Penurunan itu tak lepas dari sinergitas lintas sektor.

"Kondisi ini menunjukkan bahwa upaya pengentasan kemiskinan khususnya di wilayah perdesaan yang masih menjadi kantong kemiskinan harus terus diperkuat melalui sinergi dan intervensi yang tepat sasaran secara holistik dan terintegrasi demi mewujudkan zero kemiskinan ekstrem di Tulungagung," kata Ahmad Baharudin dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Pj Sekda Tulungagung, Tri Hariadi, Selasa 14 Juli 2026.

Baca juga: Pantai Tulungagung Dipenuhi Limbah Popok Sekali Pakai hingga Capai 52 Kilogram

Terkait pelaksanaan kegiatan fisik, program Sinergi Karya Bhakti TNI di Desa Wonorejo menitikberatkan pada pembangunan jalan rabat beton sebagai kegiatan utama. Pembangunan infrastruktur dilakukan sebagai upaya memudahkan mobilisasi warga, mempermudah aktivitas sosial serta memperlancar jalur transportasi ekonomi masyarakat.

Tidak hanya fokus pada infrastruktur dasar, Pemkab Tulungagung juga menyoroti potensi wisata geografis wilayah Pagerwojo. Mengingat Kabupaten Tulungagung memiliki garis pantai yang panjang serta wilayah pegunungan dengan pemandangan alam yang sangat indah, pembukaan akses jalan melalui Karya Bakti TNI tersebut diharapkan dapat membuka keterisolasian daerah wisata potensial.

Baca juga: Diduga Kebocoran LPG, 3.100 Ayam Ludes Terpanggang di Kedungwaru Tulungagung

Dalam kesempatan itu, mewakili Pemerintah Kabupaten Tulungagung, ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap jajaran TNI dan masyarakat Desa Wonorejo. Kolaborasi aktif itu dinilai menjadi momentum penting dalam memperkuat rasa kebersamaan dengan mewujudkan visi besar yaitu Masyarakat Tulungagung yang sejahtera, Maju dan Berakhlak Mulia Sepanjang Masa.

"Saya berharap besar melalui Karya Bakti TNI ini ke depan akses jalan menuju wisata pantai maupun pegunungan dapat terus dibuka sehingga mampu menjadi magnet wisatawan dan menggerakkan roda perekonomian masyarakat secara berkelanjutan," pungkasnya. Can

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru