SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun berencana mengoptimalkan penyesuaian pemanfaatan bantuan yang diberikan Rp8 juta pertahun untuk lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas di Kota Madiun, dengan kebutuhan masing-masing penerima manfaat karena kebutuhan setiap penerima berbeda. Hal itu diketahui setelah dirinya turun langsung melihat kondisi masyarakat melalui kegiatan Wali Kota Bersama Rakyat (WBR) pekan lalu.
Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengatakan, kebutuhan penyandang disabilitas tidak sebatas pemenuhan kebutuhan pokok. Sejumlah penerima membutuhkan peralatan tertentu untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Karena itu, pihaknya meminta jajaran pemerintah hingga tingkat kelurahan mencatat kebutuhan masing-masing penyandang disabilitas.
Baca juga: Hadapi Cuaca Kering Berdebu, Dinkes Madiun Imbau warga Waspadai ISPA
"Teman-teman disabilitas itu perlu perhatian lebih dari pemerintah kota. Beberapa hal yang mungkin sudah menjadi standar pelayanan, hari ini di lapangan ternyata perlu tambahan. Yang sudah diberikan pemerintah harus bisa menyesuaikan kebutuhan disabilitas. Tidak hanya makan, tetapi peralatan yang dibutuhkan juga harus memenuhi standar," ujarnya.
Bantuan Rp8 juta per tahun tetap dipertahankan. Hanya, penggunaannya akan disesuaikan dengan kebutuhan penerima. Dengan demikian, bantuan tidak selalu diberikan dalam bentuk uang tunai. Dan untuk memastikan bantuan tepat sasaran, pengawasan terhadap lansia ngebrok bakal melibatkan lingkungan sekitar. Mulai ketua RT, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), hingga lurah diminta ikut memantau kondisi penerima.
Sementara itu, lansia lansia ngebrok tidak serta-merta akan dipindahkan ke Pondok Lansia Bumi Semendung. Bagus mengatakan keputusan tersebut perlu melihat kondisi keluarga dan kebutuhan masing-masing lansia. Selain PSM, Dasawisma (Dawis) dan laporan dari kelurahan turut membantu pemerintah menyaring data penerima manfaat.
Baca juga: Pemkot Madiun Siap Dukung Program Penerapan NIK Sebagai Identitas Tunggal
"PSM hari ini benar-benar luar biasa membantu kita, termasuk Dawis dan laporan lurah. Filternya sudah bagus, tetapi perlu penajaman lagi untuk WBR atau kunjungan berikutnya," pungkasnya. md-02/dsy
Editor : Redaksi