Cegah Penularan, Pemkot Madiun Perluas "Skrining" TBC di 68 Titik Lokasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemkot Madiun melakukan skrining TB yang diintegrasikan dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kantor Kelurahan Taman Kota Madiun. SP/MDN
Pemkot Madiun melakukan skrining TB yang diintegrasikan dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kantor Kelurahan Taman Kota Madiun. SP/MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna mencegah penularan penyakit tuberkulosis (TBC) di lingkungan setempat, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, mulai memperluas kegiatan skrining hingga 68 titik lokasi. Dimana, perluasan skrining tersebut menjadi salah satu upaya untuk mengejar indikator penanganan TBC yang belum tercapai.

Sehingga, perluasan skirining TBC tersebut merupakan bagian dari Gerakan Pengentasan Tuberkulosis (Gentas TBC) di Kota Madiun yang terus diperkuat. Salah satu upaya strategis yang dilakukan adalah dengan mengintegrasikan skrining TBC rutin ke dalam Program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Integrasi tersebut dinilai penting untuk meningkatkan deteksi dini dan menekan angka penyebaran TBC, terutama di Kota Madiun.

"Di Kota Madiun ini masih banyak pekerjaan rumah untuk TBC. Banyak indikator yang belum tercapai. Karena itu, Pemkot memperluas kegiatan skrining TBC hingga ke 68 titik sebagai salah satu upaya penanganan penyakit tersebut," ujar Plh Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun Wahyu Hetty Darmawati, Selasa (13/10/2026).

Sesuai data, dari 68 titik yang ditargetkan, skrining telah terlaksana di 41 lokasi per Senin (12/10). Selain di puskesmas, skrining juga dilakukan di kelurahan, sekolah, dan instansi untuk menjangkau masyarakat, terutama mereka yang memiliki riwayat kontak erat dengan pasien. Langkah ini diharapkan mempercepat penemuan kasus sekaligus mencegah penularan di lingkungan sekitar.

Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun menegaskan selain skrining TBC, edukasi kepada masyarakat terus dilakukan agar mereka memahami bahwa TBC bisa disembuhkan, asal pasien patuh menjalani pengobatan selama 6 bulan dan mendapatkan dukungan penuh dari lingkungan. Oleh karenanya, Pemkot Madiun berharap melalui penguatan Gentas TBC dan integrasinya dengan program CKG, angka deteksi dini TBC dapat meningkat signifikan. Sebab, deteksi dini adalah kunci untuk memutus rantai penularan penyakit tersebut.

"Dukungan keluarga dan masyarakat sangat penting. Skrining perlu disertai pendampingan yang humanis serta upaya nyata mencegah stigma dan pengucilan terhadap pasien TBC," katanya. md-01/dsy

Berita Terbaru

Alami Krisis Kekeringan, Ngawi Optimalkan Distribusi Air Bersih ke 4.403 Warga

Alami Krisis Kekeringan, Ngawi Optimalkan Distribusi Air Bersih ke 4.403 Warga

Selasa, 13 Okt 2026 12:46 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Menindaklanjuti meluasnya dampak kekeringan ekstrem selama musim kemarau panjang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)…

Musim Kemarau Panjang, Pemkab Tulungagung Dropping 25 Ribu Liter Air Bersih

Musim Kemarau Panjang, Pemkab Tulungagung Dropping 25 Ribu Liter Air Bersih

Selasa, 13 Okt 2026 12:41 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 12:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Selama musim kemarau panjang 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, menyalurkan (dropping) 25 ribu liter air bersih…

Pasca Revitalisasi, Pasar Banyuwangi Jadi Destinasi Baru hingga Spot Kulineran

Pasca Revitalisasi, Pasar Banyuwangi Jadi Destinasi Baru hingga Spot Kulineran

Selasa, 13 Okt 2026 12:33 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Pasca rampung direvitalisasi, Pasar Induk Banyuwangi, kini tidak hanya sebagai tempat perdagangan saja, namun menjadi destinasi…

Gencarkan Potensi Kopi Lokal, Bupati Pacitan Siapkan Surat Edaran Seluruh OPD

Gencarkan Potensi Kopi Lokal, Bupati Pacitan Siapkan Surat Edaran Seluruh OPD

Selasa, 13 Okt 2026 12:24 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 12:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Guna memperluas pasar sekaligus meningkatkan permintaan terhadap produk petani setempat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan…

Hingga per Akhir September 2026, Karhutla di Ponorogo Capai 341,85 Hektare

Hingga per Akhir September 2026, Karhutla di Ponorogo Capai 341,85 Hektare

Selasa, 13 Okt 2026 12:17 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 12:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Hingga akhir September 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo, mencatat kebakaran hutan dan lahan…

Perkuat Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Gresik Dorong BUM Desa

Perkuat Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Gresik Dorong BUM Desa

Selasa, 13 Okt 2026 12:01 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Dalam rangka mengembangkan potensi ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tengah penurunan alokasi Dana Desa…