SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dalam beberapa bulan terakhir, Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung mencatat lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), kondisi tersebut turut berdampak pada tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) ruang rawat inap puskesmas.
Sementara itu, adanya peningkatan kasus ISPA telah terlihat sejak awal 2026 dan semakin meningkat pada Juli hingga Agustus. Sementara data September masih dalam proses penghitungan, namun pemantauan di sejumlah puskesmas menunjukkan kasus masih cukup tinggi.
Baca juga: Cegah ISPA, Dinkes Pamekasan Ingatkan Pentingnya Pakai Masker saat Kemarau
"Untuk yang bulan September masih belum kita hitung, tapi perkiraan masih cukup tinggi berdasarkan pemantauan di puskesmas," jelas Kepala Dinas Kesehatan Tulungagung Desi Lusiana Wardhani, Minggu (04/10/2026).
Dan secara keseluruhan, rata-rata BOR puskesmas di Tulungagung berada di kisaran 39 persen. Namun dua puskesmas, yakni Puskesmas Kauman dan Puskesmas Karangrejo, tercatat memiliki tingkat keterisian ruang rawat inap hingga 100 persen.
Baca juga: Tunggu Kejelasan Regulasi, Disbudpar Tulungagung Sesuaikan Target PAD Wisata
"Beberapa puskesmas untuk rawat inapnya penuh, di antaranya Puskesmas Kauman dan Puskesmas Karangrejo. Namun ada juga yang masih tersedia, artinya kondisi ini tidak terjadi secara menyeluruh di Tulungagung," ujarnya.
Sehingga, untuk mengantisipasi keterbatasan ruang rawat inap, Dinkes Tulungagung menginstruksikan seluruh puskesmas meningkatkan koordinasi. Pasien yang membutuhkan rawat inap tetapi tidak mendapatkan tempat di puskesmas tujuan akan diarahkan ke fasilitas kesehatan lain yang masih memiliki ketersediaan tempat tidur.
Baca juga: Penderita ISPA di Trenggalek Mulai Naik, Dinkes Catat Tembus 12.809 Orang
Dinkes memastikan koordinasi antar-puskesmas dilakukan agar peningkatan kebutuhan layanan rawat inap tidak menghambat masyarakat dalam memperoleh perawatan. "Bukan kita menolak pasien, tapi kita berusaha mencarikan ruang rawat inap di puskesmas yang dekat dengan rumahnya," katanya. tl-01/dsy
Editor : Redaksi