SURABAYAPAGI com, Sumenep - Ratusan jamaah menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Haul Almarhum Muhammad Ali bin Sayyid Khotib dan Hasan bin Sayyid Ahmad Baidawi (An Katandur) bin Sayyid Sholih, yang merupakan keturunan Sunan Kudus, di Kabupaten Sumenep, Sabtu (4/10/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, S.H., M.H., sejumlah ulama dan habaib, tokoh masyarakat, serta jamaah dari berbagai kecamatan dan daerah sekitar.
Baca juga: Madura Night Vaganza 2026 Jadi Etalase Program dan Inovasi Pembangunan Sumenep
Dalam sambutannya, KH. Imam Hasyim menyampaikan bahwa peringatan haul tidak semata-mata menjadi kegiatan seremonial, tetapi merupakan momentum untuk mengenang sekaligus mengambil pelajaran dari perjuangan para ulama dan leluhur.
Menurutnya, keteladanan para ulama terdahulu harus terus diwariskan kepada generasi penerus, terutama dalam hal akhlak, kepedulian terhadap sesama, persatuan, dan semangat membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.
“Haul hendaknya tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang para leluhur, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk meneruskan nilai-nilai kebaikan, akhlak, persatuan dan perjuangan yang telah diwariskan para ulama,”
Wabup Sumenep juga mengajak para ulama, habaib, tokoh masyarakat dan seluruh jamaah untuk bersama-sama menjaga persaudaraan serta memperkuat silaturahmi di tengah masyarakat.
Ia menilai tradisi haul memiliki nilai penting dalam kehidupan sosial dan keagamaan karena menjadi ruang untuk mempertemukan masyarakat sekaligus memperkuat kecintaan terhadap ulama dan sejarah perjuangan para pendahulu.
Baca juga: Bupati Sumenep Perhatikan Nasib Petani Tembakau, BPP 2026 Diminta Jadi Acuan Harga
Selain itu, KH. Imam Hasyim mengingatkan pentingnya perhatian bersama terhadap generasi muda. Menurutnya, keluarga, tokoh agama, lembaga pendidikan dan masyarakat memiliki peran penting dalam memberikan keteladanan serta membentengi generasi dari berbagai pengaruh negatif.
“Generasi muda harus mendapatkan perhatian dan pendampingan. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga mereka agar tumbuh menjadi generasi yang berakhlak, memiliki kepedulian dan mampu meneruskan perjuangan para pendahulu,” ujarnya.
Kehadiran Wakil Bupati Sumenep dalam kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat. Warga menilai kehadiran pemerintah daerah bersama para ulama dan tokoh masyarakat menunjukkan pentingnya sinergi dalam menjaga nilai-nilai keagamaan serta kerukunan masyarakat.
Baca juga: Kades Alas Malang Pelopori Pertanian Modern Bersama Mahasiswa KKN UNIB di Pulau Raas Sumenep
Salah seorang warga Kepanjin, Sumenep, Endang Sulastri, yang turut hadir mengaku bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah bisa hadir. Semoga haul ini membawa berkah untuk desa kita dan keluarga kita, serta dijauhkan dari segala musibah,” ujarnya.
Tabligh Akbar kemudian ditutup dengan doa bersama untuk para muassis dan leluhur, sekaligus memohon keselamatan bagi masyarakat dan Kabupaten Sumenep agar senantiasa aman, damai, dan penuh keberkahan. ar
Editor : Redaksi