SURABAYAPAGI.com, Batu - Melalui Festival Nyusu Bareng 2026 bertajuk “Susumu, Semangatku”, Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kota Batu, mengembangkan identitas wisata baru yang turut mendorong potensi peternakan sapi perah di wilayah tersebut dapat mendorong kunjungan wisata sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.
Pasalnya, potensi peternakan di Dusun Brau tidak cukup hanya dikembangkan sebagai penghasil susu. Potensi tersebut perlu dikemas menjadi pengalaman wisata dengan memperkuat pendampingan, tata kelola wisata, serta akses dan konektivitas menuju Dusun Brau.
Baca juga: Pemkot Batu Wajibkan Warga hingga Hotel Pilah Sampah Jadi 3 Jenis per 1 Oktober
Festival tersebut digelar dengan mengangkat potensi sekitar 2.500 sapi perah yang menghasilkan sekitar 10.000 liter susu setiap hari. Kegiatan ini menjadi upaya mengenalkan susu dan produk olahannya sebagai bagian dari pengalaman wisata di Dusun Brau. “Ini satu brand baru di Kota Batu. Kalau Nyusu Bareng, harus ramai-ramai, ribuan orang datang, menikmati susu yang lezat, gurih, dan menyehatkan,” ujar Wali Kota Batu Nurochman, Senin (05/10/2026).
Baca juga: Angka Stunting Naik 2 Persen, Pemkot Batu Perkuat Intervensi Lintas Sektor
Kegiatan juga melibatkan siswa TK/PAUD bersama para guru untuk mengenalkan potensi susu dan peternakan sejak dini. Melalui “Susumu, Semangatku”, susu di Dusun Brau tidak hanya menjadi produk peternakan, tetapi juga bagian dari identitas wisata lokal. Pengembangan potensi tersebut diarahkan untuk memperluas daya tarik wisata sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. bt-01/dsy
Baca juga: Tertibkan Sampah Visual, Pemkot Batu Bakal Siapkan 8 Ruang Kreatif Seniman
Editor : Redaksi