SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kepedulian terhadap tumbuh kembang anak terus didorong oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Dewi Pertiwi Jawa Timur. Organisasi tersebut turun langsung memberikan bantuan gizi kepada balita penderita stunting di wilayah Kelurahan Jeruk, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya, selasa (6/10) malam.
Aksi sosial bertajuk “Bantuan Bayi Stunting” itu dipimpin langsung Ketua DPW Dewi Pertiwi Jatim, Erna Handayani, S.E., bersama jajaran pengurus. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yang membutuhkan dukungan pemenuhan gizi untuk menunjang proses tumbuh kembang mereka.
Baca juga: Sedang Isi BBM, Buronan Kasus Fidusia Oktavanus Katili Diciduk Tim Tabur Kejari Surabaya
Erna mengatakan, persoalan stunting tidak cukup hanya dilihat sebagai persoalan kesehatan keluarga. Menurutnya, penanganan stunting membutuhkan kepedulian dan keterlibatan berbagai pihak agar upaya pemenuhan gizi anak dapat berjalan secara berkelanjutan.
“Anak-anak adalah masa depan bangsa. Kita tidak boleh membiarkan tumbuh kembang mereka terhambat karena keterbatasan gizi,” ujar Erna.
Ia menegaskan, bantuan yang diberikan Dewi Pertiwi Jatim bukan sekadar bentuk kepedulian sosial, tetapi juga bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi sejak usia dini.
Erna berharap aksi tersebut dapat menjadi pemantik bagi masyarakat, organisasi sosial, maupun berbagai elemen lainnya untuk bersama-sama mengambil peran dalam penanganan stunting.
“Stunting bukan hanya tanggung jawab keluarga. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Karena itu, diperlukan gotong royong agar anak-anak mendapatkan kesempatan tumbuh dan berkembang secara optimal,” katanya.
Baca juga: Warga Tak Mampu Kena Denda Listrik Rp1,2 Juta, Cak Yebe: Kalau Tak Ada Kebijakan, Saya Bayar
Ke depan, DPW Dewi Pertiwi Jatim berencana memperluas jangkauan program sosial tersebut. Salah satu langkah yang tengah didorong adalah membangun sinergi dengan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani.
Erna berharap kolaborasi tersebut dapat memperkuat program pemberian bantuan sekaligus meningkatkan ketepatan sasaran dalam penanganan persoalan gizi anak.
“Kami berharap ke depan bisa bersinergi dengan Ibu Rini Indriyani. Dengan kolaborasi yang lebih luas, program penanganan stunting bisa dilakukan secara lebih terstruktur dan tepat sasaran,” ungkapnya.
Baca juga: Cemburu Baca Chat Mesra, Wanita Asal Sememi Bacok Tunangannya hingga Tewas
Menurut Erna, keterlibatan organisasi perempuan, kader masyarakat, keluarga, dan pemerintah menjadi bagian penting dalam mempercepat upaya penanganan stunting.
DPW Dewi Pertiwi Jatim pun menargetkan kegiatan sosial semacam ini tidak berhenti pada pemberian bantuan sesaat. Program diharapkan dapat berkembang menjadi gerakan bersama yang mampu mendukung keluarga dalam memenuhi kebutuhan gizi anak.
“Harapannya tentu Surabaya bisa semakin cepat menuju zero stunting. Yang paling penting adalah memastikan anak-anak kita tumbuh sehat dan memiliki masa depan yang lebih baik,” pungkas Erna. Alq
Editor : Redaksi