Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Reporter : Lestariyono Blitar

SURABAYAPAGI com, Blitar - AK 69 penjual Sate di warungnya, berteriak kesakitan karena terkena tusukan Sajam pada leher kiri dan kepalanya, teriak an Kakek di dengar warga sekitar warungnya di jlan Raya Garum Kab.Blitar.

Peristiwa yang terjadi Selasa malam (6 Oktober 2036) sekitar pukul 23.40 itu akhirnya pelaku yang sehari harinya pengamen di perempatan jalan Raya Garum, dapat di tengkap petugas Polsek Garum, setelah menerima laporan warga, sekaligus melarikan Kakek ke Rumah sakit,karena alami luka serius.

Baca juga: Manfaatkan Perkembangan dan Etika Penggunaan AI, Polres Blitar Sosialisikan ke Siswa SMAN 1 Talun

Menurut keterangan korban Kakek AK 69 warga Ling./ Kelurahan/Kec. Garum Kabupaten Blitar, sebelumnya, ketika korban sedang mengemasi perabotan warung Sate nya untuk tutup dan saat menutup pintu warungnya, datang lah seseorang yang tidak di kenalnya, saat ketemu korban seseorang itu (pelaku) menanyakan keberadaan anak korban, namun oleh korban di jawab tidak tau, dari jawaban itu pelaku MS 27 warga Pasuruhan, rupanya tersangja emosi lalu mengeluarkan pisau yang di simpan di celananya, dan dintusukan kearah korban, dan mengenai leher kanan dan kepala bagian kirinya.

Baca juga: Kekeringan Musim Kemarau, Polsek Gandusari bersama Tiga Pilar, Toga dan Tomas Salurkan Bantuan Air Bersih

"Kejadiannya betul Selasa malam, kasusnya bermula saat tersangka tanya keberadaan anak korban, dan di jawab tidak tau, rupanya tersangka emosi, langsung keluarkan pisau dari cekanya, dan di tusukan kepada korban, kini tersangka kita amankan di Polres Blitar." Kata Kapolsek Garum AKP Agus Prayitno SH melalui Kasi Humas Aiptu Muheni sore ini, Rabu (7/10/2026) di ruang kerjanya pada Surabaya Pagi. Les

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru