Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi terjadi kebakaran di wilayah Kabupaten Blitar, kali ini sebuah Toko bangunan 999 milik LS.49  warga Desa Sukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, bahwa peristiwa kebakaran yang terjadi Selasa 13 Oktober 2026 sekitar pukul 09.00 itu, di duga api berasal dari rembetan sampah yang di bakar, untuk pemilik Toko Bangunan alami kerugian Rp.500 Juta..kebakaran tersebut masih dalam penyelidikan pihak Sat.Resktim Polres Blitar.

Peristiwa kebakaran yang sempat bikin kalang kabut warga sekitar itu, terjadi skitar jam 09.30 Wib, ketika korban (Pemilik Toko Bangunan) mendapati gudang toko bangunan yang berisi kayu Balau,kayu Sengon dan puluhan  Pipa jenis PVC terlihat terbakar.

Sedang gudang toko bangunan yang berukuran 12 meter x 10 meter dengan bahan material atap genteng dan tembok dan atap gudang bangunan menggunakan kayu ludes terbakar api, dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa.

Kapolsek Gandusari AKP Nanang Budhiharto SH Kapolsek Gandusari, melalui Kasi Humas Polres Blitar Aiptu Saeful Muheni menyampaikan, setelah Petugas polsek Gandusari mendapatkan laporan kejadian kebakaran tersebut langsung mendatangi lokasi (TKP) sekaligus menghubungi pihak Damkar, selanjutnya  bersama sama anggota Koramil  dibantu Relawan RSI, perangkat Desa, warga setempat bersama berupaya memadamkan api bersama pihak Damkar yang mengerahkan dua mobil Kebakaran, dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.00.

"Kejadian kebakaran tersebut dugaan awal penyebab  kebakaran adanya pembakaran sampah dibelakang gudang, tanpa di sadari, api membesar dan menyambar di beberapa bagian bangunan itu, seperrti mengenai atap gudang sehingga merambat ke yang lainya." Terang Aiptu Muheni pada wartawan siang ini (Selasa 13 Okot.2026) di ruang kerjanya.

Walau api sudah padam pihak Damkar dah masarakat terus melakukan pendinginan lokasi, atas kejadian tersebut, petugas terus melakukan pendalaman berkaitan kejadian tersebut mengumpulkan keterangan saksi saksi termasuk meminta keterangan pemilik toko.

"Kami Menghimbau kepada Warga masarakat untuk  selalu berhati hati meningkatkan kewaspadaan di lsekitar rumahnya atau sekitar lingkungan, apa lagi musim kemarau panjang dengan sinar panas tinggi,sehingga kejadian kebakaran serupa tdk terjadi lagi, selalu melakukan pengecekan, menjauhkan bahan bahan yg mudah terbakar dari api, sebelum meninggalkan rumah memastikan keamanan, pastikan aliran listrik aman dan barang elektfonik lainnya."Ujar Aiptu Muheni. les

Berita Terbaru

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Komisi D DPRD Kabupaten Ponorogo menyoroti sejumlah persoalan pelayanan di rumah sakit umum daerah (RSUD) setelah melakukan…

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Tidak biasanya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Difabel 2026 yang digelar di Lamongan, diikuti ratusan peserta dari Jawa dan Bali, …

Pemkab Magetan Akan Pasang Papan Pengumuman di Tanah Kaveling Tunggak Pajak

Pemkab Magetan Akan Pasang Papan Pengumuman di Tanah Kaveling Tunggak Pajak

Selasa, 13 Okt 2026 15:40 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna menindaklanjuti tunggakan pajak sekaligus mencari pemilik tanah yang keberadaannya tidak diketahui, Pemerintah Kabupaten…

Semburan Air Setinggi 3 Meter di Jalan Dupak Rukun Surabaya, Diduga Kebocoran Pipa Storage

Semburan Air Setinggi 3 Meter di Jalan Dupak Rukun Surabaya, Diduga Kebocoran Pipa Storage

Selasa, 13 Okt 2026 15:31 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kawasan Jalan Dupak Rukun, Surabaya menjadi sorotan pasca munculnya semburan air setinggi sekitar 2–3 meter yang diduga akibat k…

Pemkab Madiun Gelar ‘TAGANA Masuk Sekolah’, Cegah Bencana dan Bullying

Pemkab Madiun Gelar ‘TAGANA Masuk Sekolah’, Cegah Bencana dan Bullying

Selasa, 13 Okt 2026 15:27 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melalui kolaborasi antara Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menggelar sosialisasi edukasi…

Diduga Dicekoki Nenek Telur Mentah, Bayi 28 Hari di Surabaya Meninggal

Diduga Dicekoki Nenek Telur Mentah, Bayi 28 Hari di Surabaya Meninggal

Selasa, 13 Okt 2026 15:25 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kabar mengejutkan dan duka melanda seorang bayi yang baru saja berusia 28 hari bernama Alena di Surabaya, Jawa Timur (Jatim), yang…