SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Rombongan pejabat tinggi dari Markas Besar TNI yang di Komandani Laksamana Muda TNI AL di dampingi Marsekal Pertama TNI AU Agus Wijaksana, Brigjen TNI Rudi Andriyono dan Kol.CKM dr. Muhamad Muda Marzuki yang di dampingi dari Kodim 0808 Blitar, Koramil Srengat, kepala desa Baglenanbdan Kepala Koperasi KDKMP.
Salah satu lokasi KDMP yang menjadi sasaran yakni di Desa Bagelenan, Kecamatan Srengat yang sudah beroperasi melayani masyarakat, utamanya dalam menyediakan kebutuhan sehari hari bagi warga Srengat dan sekitarnya.
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas pendukung koperasi telah memenuhi standar operasional yang ditetapkan. Rombongan Mabes TNI mengecek berbagai sudut area koperasi untuk memastikan bangunan siap dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat setempat demi mendorong percepatan perekonomian di tingkat desa.
"Jadi kami ke Blitar ini untuk memastikan kesiapan KDMP dalam melayani masyarakat. Dan ternyata di Bagelenan ini sudah beroperasi. Omzet juga sudah ada, sehari bisa sampai Rp 900 ribu. Nah, ini membuat kami optimistis KDMP bisa terlaksana sesuai dengan rencana," kata Laksda TNI Adin Nurawaluddin, Selasa, 20 Oktober 2026.
Pati TNI-AL dngn bintang dua di pundaknya ini mengatakan secara garis besar, KDMP di Blitar Raya sudah siap untuk beroperasi. Ada beberapa unit yang belum maksimal karena memang membutuhkan sarana penunjang. Di Blitar Raya sendiri ada 260 KDMP. Untuk wilayah Srengat sendiri ada 7 yang juga sudah siap beroperasi.
"Maka dari itu, kedatangan kami untuk mengecek kesiapan di lapangan. Mulai fisik bangunan, ketersediaan sarana dan prasarana, kelengkapan administrasi, stabilitas jaringan listrik, hingga kesiapan armada dan kendaraan operasional pendukung gerakan koperasi," katanya.
Sementara itu, Brigjen TNI Rudi Andriono yang juga ikut dalam rombongan mengatakan dalam dua tahun ke depan ada tim yang mendampingi terus. Di antaranya dari PT Agrinas. Harapannya, KDMP benar-benar mandiri. Pendampingan itu mulai manajemen, administrasi, operasionalisasi. Termasuk di antaranya cara agar mampu bersaing dengan ritel lain.
"KDMP ini kan lokasinya tersebar dan ada di setiap desa. Jangkauannya juga lebih luas dan dekat dengan rakyat," kata mantan Danyon 511 Badak Hitam Blitar ini. Les
Editor : Redaksi