SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Munif Syarif resmi terpilih sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lamongan periode 2026–2030 mengantikan Heri Pranoto, dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Lamongan 2026 di Pendopo Lokatantra, Rabu (14/10/2026).
Usai terpilih, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan (stakeholder), termasuk kalangan perusahaan, untuk bersama-sama berkontribusi dalam memajukan olahraga di Kabupaten Lamongan.
Baca juga: Lewat Program Jamula, Pemkab Lamongan Tuntaskan Perbaikan 45 Ruas Jalan
Dalam sambutannya, Munif eks Kepala Dinas Pendidikan ini menegaskan bahwa, kemajuan olahraga tidak bisa hanya bertumpu pada KONI. Diperlukan dukungan dan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, perusahaan, hingga seluruh elemen masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap perkembangan olahraga.
“Perusahaan harus bisa dilibatkan untuk ikut membina olahraga yang ada di Lamongan. Kita membutuhkan dukungan dan support dari semua pihak, karena ke depan tantangan yang kita hadapi tidak mudah,” ujar Munif Syarif.
Ia mengajak seluruh jajaran dan stakeholder olahraga untuk senantiasa berpikir positif serta membangun kebersamaan dalam menjalankan roda organisasi. Menurutnya, tantangan yang ada harus dihadapi dengan semangat gotong royong dan komitmen bersama demi kemajuan olahraga Lamongan.
Munif juga menyinggung proses pembentukan kepengurusan KONI periode 2026–2030 melalui tim formatur. Ia berharap proses tersebut berjalan dengan baik dan menghasilkan kepengurusan yang solid, mampu bekerja sama, serta memiliki komitmen untuk mengembangkan prestasi olahraga daerah.
“Jangan berpikir negatif. Ayo, semuanya harus bahu-membahu. Kita niatkan amanah ini dengan baik, jangan dijadikan beban, tetapi jadikan amanah ini sebagai ibadah,” tegasnya.
Menurut Munif, amanah memimpin KONI Lamongan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijalankan dengan penuh keikhlasan dan dedikasi. Karena itu, ia berharap seluruh pengurus nantinya dapat mengesampingkan kepentingan pribadi maupun kelompok dan lebih mengutamakan kepentingan olahraga Lamongan.
Baca juga: Ternyata Warga Lamongan Termasuk Paling Harmonis di Jatim
Dengan dukungan berbagai pihak, Munif berharap pembinaan atlet di Kabupaten Lamongan semakin berkembang, sehingga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah di berbagai ajang olahraga.
Ia menegaskan, sinergi antara KONI, pemerintah daerah, dunia usaha, cabang olahraga, dan masyarakat menjadi salah satu kunci penting untuk mewujudkan kemajuan olahraga Lamongan selama periode kepemimpinannya 2026–2030.
Sementara itu, bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat membuka Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Lamongan mendorong evaluasi kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lamongan, untuk memperkuat pembinaan dan meningkatkan prestasi atlet.
Pak Yes, sapaan akrab Yuhronur Efendi, mengatakan Musorkab menjadi momentum memilih kepengurusan baru sekaligus memantapkan program pembinaan olahraga, terutama dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur mendatang.
Baca juga: Tarik Minat Milenial Muda untuk Jaga Keberlangsungan Pertanian
“Selain memilih ketua dan pengurus baru, tentu ini juga kita harapkan sebagai sarana untuk memantapkan program-program yang ada di Lamongan untuk KONI Lamongan,” ujarnya.
Selain peningkatan prestasi, Yuhronur juga mendorong penambahan cabang olahraga yang berada di bawah naungan KONI Lamongan. Saat ini, tercatat sebanyak 49 cabang olahraga telah menjadi bagian dari pembinaan KONI setempat.
Ia berharap jumlah tersebut terus bertambah seiring munculnya cabang olahraga baru yang memiliki potensi untuk dikembangkan dan dipertandingkan dalam berbagai kejuaraan.
“Termasuk di dalamnya ada cabang olahraga baru, kemarin termasuk tinju dan orado. Ini punya potensi besar dalam rangka Porprov maupun kejuaraan-kejuaraan yang lain,” katanya.jir
Editor : Redaksi