SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna penginputan pelaporan data yang lebih baik dan akurat, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun perkuat akselerasi Aplikasi Sehat IndonesiaKU (ASIK) imunisasi rutin. Adanya pemberian imunisasi ditujukan untuk menimbulkan atau meningkatkan kekebalan spesifik terhadap penyakit tertentu.
"Melalui kegiatan ini, diharapkan kapasitas tenaga kesehatan semakin meningkat sehingga pencatatan dan pelaporan imunisasi rutin menjadi lebih akurat, tepat waktu, dan berkualitas," ujar Tim Helpdesk ASIK Imunisasi Provinsi Jawa Timur Musfida Fitrah Sari, Kamis (15/10/2026).
Baca juga: Cegah Super Flu, Dinkes Kota Madiun Ingatkan Disiplin Protokol Kesehatan
Cara ini dinilai paling efektif dalam mencegah seseorang terinfeksi penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) sehingga apabila seseorang terinfeksi PD3I maka akan terhindar atau hanya mengalami gejala ringan sehingga dapat mengurangi morbiditas atau tingkat kesakitan, kecacatan, dan kematian.
Baca juga: Tingkatkan Kualitas Hidup, Dinkes Kota Madiun Perkuat Pengendalian Hipertensi
Sedangkan untuk pencatatan dan pelaporan hasil pelayanan imunisasi merupakan hal penting yang perlu dilakukan guna mengevaluasi capaian program imunisasi rutin suatu daerah sesuai program pemerintah. Melalui ASIK petugas dapat mengetahui individu yang belum mendapat imunisasi secara lengkap atau terlambat atau tepat waktu.
Selain itu, petugas juga dapat menghitung jumlah atau persentase imunisasi dasar lengkap pada bayi, baduta, Bulan Imunisasi Anak Sekolah atau BIAS, maupun WUS. "Karena data yang akurat adalah fondasi untuk menentukan langkah yang tepat dalam meningkatkan cakupan imunisasi dan melindungi anak-anak dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi," ungkapnya. md-02/dsy
Editor : Redaksi