SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Meskipun marak fenomena antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) bahkan juga di Kabupaten Lumajang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat dengan tegas memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) lancar. Meski demikian, fenomena tersebut akan tetap menjadi perhatian pemerintah daerah.
Pemkab Lumajang memastikan penyaluran BBM tetap berjalan normal tanpa pengurangan pasokan sambil memperkuat koordinasi dengan Pertamina untuk menjaga kelancaran distribusi di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.
Baca juga: Pemkab Lumajang Usulkan Normalisasi Kali Asem, Kurangi Risiko Lahar Semeru
"Pada prinsipnya penyaluran tetap berjalan normal dan lancar tanpa ada pengurangan pasokan. Sedangkan salah satunya faktor pemicunya adalah peralihan sebagian konsumen dari Pertamax ke Pertalite karena perbedaan harga yang cukup signifikan, sehingga pola konsumsi BBM tersebut menyebabkan antrean di SPBU," kata Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Lumajang, Bonni Momenta, Minggu (18/10/2026).
Baca juga: Klaim Hemat Rp 464 Juta per Bulan, Pemkab Lumajang Perpanjang WFH ASN
Selain itu, juga adanya peningkatan aktivitas masyarakat turut meningkatkan aktivitas pengisian BBM di SPBU. Informasi mengenai antrean panjang di wilayah lain juga berpotensi mempengaruhi perilaku konsumen, termasuk mendorong pembelian melebihi kebutuhan normal sebagai langkah antisipasi. Sedangkan untuk kepastian mengenai kondisi pasokan juga diperlukan agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas di tengah munculnya antrean di sejumlah SPBU.
Oleh karenanya, Pemkab Lumajang berupaya menjaga agar distribusi BBM tetap berjalan lancar sehingga kebutuhan energi untuk aktivitas sehari-hari dapat terpenuhi. "Kami mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Sikap tersebut diharapkan dapat membantu menjaga ketertiban pelayanan di SPBU serta mendukung kelancaran penyaluran BBM bagi masyarakat yang membutuhkan," katanya. lj-01/dsy
Editor : Redaksi