Kebut Pembenahan Infrastruktur Lingkungan, Pemkot Madiun Petakan Seluruh Saluran

surabayapagi.com
Peninjauan infrastruktur dan kebutuhan sosial di Kelurahan Patihan, Sogaten, dan Ngegong. SP/ MDN

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menindaklanjuti persoalan infrastruktur dan kebutuhan sosial masyarakat, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun terus mengebut pembenahan infrastruktur tersebut di Kelurahan Patihan, Sogaten, dan Ngegong mulai dari kerusakan tutup bak kontrol, saluran lingkungan, rumah tidak layak huni (RTLH), hingga bantuan bagi warga rentan.

Pasalnya, kerusakan tutup bak kontrol di wilayah Sogaten dan Ngegong dinilai berisiko membahayakan warga sehingga perlu segera diperbaiki. Sehingga, pihaknya menargetkan perbaikan saluran lingkungan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar dua pekan, sedangkan pengerukan sungai diperkirakan membutuhkan waktu hingga dua bulan.

Baca juga: Cegah Penularan, Pemkot Madiun Perluas "Skrining" TBC di 68 Titik Lokasi

“Untuk pembenahan selokan-selokan paling dua mingguan. Terus, untuk pengerukan sungai sekitar dua bulan,” ujar Plt Walikota F Bagus Panuntun, Senin (19/10/2026).

Baca juga: Pemkot Madiun Mulai Perluasan Lahan Atau Incinerator Buntut TPA Winongo Overload

Pemkot Madiun juga berencana memetakan seluruh jaringan saluran di wilayah kota. Langkah ini diperlukan agar pembenahan tidak dilakukan secara parsial, melainkan berdasarkan kondisi dan keterhubungan jaringan secara menyeluruh. Terlebih, sejumlah saluran merupakan jaringan lama yang berpotensi mengalami perubahan maupun tertutup material.

Menurutnya, pemetaan tersebut akan dibahas bersama jajaran terkait. Pemkot juga ingin melibatkan masyarakat dalam upaya pembenahan saluran lingkungan agar penanganan yang dilakukan benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga dan memberikan manfaat jangka panjang.

Baca juga: Antisipasi Banjir Musim Hujan, Pemkot Madiun Bakal Perbaiki Drainase Rusak hingga Pengolahan Ipal

Selain infrastruktur dan bantuan sosial, kondisi tempat pemakaman di wilayah Sogaten dan Ngegong turut menjadi perhatian. Menyusul kapasitas yang mulai penuh, Pemkot Madiun akan segera membahas persiapan kebutuhan lahan pemakaman untuk tahun depan. Berbagai persoalan tersebut akan ditindaklanjuti secara bertahap berdasarkan hasil pendataan dan koordinasi lintas perangkat daerah. md-02/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru