Harga Sembako Relatif Stabil, Pemkab Ngawi Berhasil Tekan Lonjakan Ekstrem

surabayapagi.com
Ilustrasi. Salah satu penjual bahan pokok di pasar tradisional Kabupaten Ngawi. SP/NGW

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi terus melakukan aksi nyata dengan melakukan peninjauan lapangan berupa inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional strategis diantaranya Pasar Beran dan Pasar Paron sebagai upaya menjaga stabilitas perekonomian daerah dan keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat.

Keberhasilan tersebut kini dirasakan sejumlah masyarakat sekitar dimana, harga bahan pokok (bapok) saat ini relatif stabil. Sedangkan untuk inspeksi tersebut menyusuri los demi los pedagang, mulai dari pedagang beras, minyak goreng, gula pasir, daging sapi dan ayam hingga komoditas bumbu serta sayur mayur. 

Baca juga: Penuhi Kebutuhan Bapok, Pemkot Surabaya Gencarkan GPM di Tengah Kemarau Panjang

Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko mengatakan bahwa secara umum harga berbagai komoditas pangan utama di Kabupaten Ngawi terpantau relatif sttabil meskipun ditemukan sedikit pergerakan harga pada beberapa komoditas tertentu.

Baca juga: Akses Warga Terputus Buntut Karhutla Gunung Butak Belum Padam Sepekan

"Kami akan memastikan kelancaran rantai pasokan dari pihak distributor utama  dimana pasokan barang dari  produsen ke pasar tradisional berjalan tanpa hambatan sehingga resiko kelangkaan komoditas di tingkat pedagang dapat diantisipasi secara dini," ungkap Wabup Antok, Senin (19/10/2026).

Diketahui beberapa harga komoditas hortikultura tertentu mengalami sedikit pergerakan akibat pengaruh dinamika cuaca serta jalur distribusi, penyesuaian tersebut dinilai masih berada dalam batas toleransi wajar dan tidak mengarah pada lonjakan yang ekstrem.

Baca juga: Hingga Akhir 2026, DKPP Pastikan Ketersediaan Beras di Ngawi Aman

Selain itu, Pemkab Ngawi juga berkoordinasi erat dengan instansi terkait, termasuk Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan aparat penegak hukum guna menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan laju inflasi daerah sehingga kebutuhan harian masyarakat terpenuhi secara merata dan menciptakan suasana perekonomian daerah yang aman serta kondusif. ng-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru