Wabup Madiun Dorong Kader PKK Siapkan Generasi Berkualitas Menuju Indonesia Emas 2045

surabayapagi.com
Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi memberikan pembekalan dalam kegiatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Kabupaten Madiun Tahun 2026 di Pendopo Muda Graha, Selasa (20/10/2026).

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi menekankan pentingnya peran kader PKK dalam menyiapkan generasi berkualitas untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Peran tersebut dinilai strategis, terutama dalam mendukung pemenuhan gizi anak, pencegahan stunting, dan peningkatan kualitas pendidikan sejak usia dini.
‎
‎Hal itu disampaikan  Wakil Bupati Madiun dr.Purnomo Hadi  saat memberikan pembekalan Hari Kesatuan Gerak PKK Kabupaten Madiun Tahun 2026 di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun, Selasa (20/10/2026).
‎
‎Menurutnya, keluarga menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter dan kemampuan generasi penerus. Karena itu, kader PKK memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah, mulai dari pemenuhan gizi anak, pencegahan stunting, hingga peningkatan kualitas pendidikan sejak usia dini.
‎
‎dr.Pur menjelaskan, Indonesia akan menghadapi puncak bonus demografi pada 2040–2045. Kondisi tersebut harus diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia agar penduduk usia produktif menjadi modal pembangunan, bukan justru menjadi beban negara.
‎
‎“Kalau 70 persen usia produktif ini berkualitas, berpendidikan, dan memiliki keterampilan, ini akan menjadi modal luar biasa untuk pembangunan Indonesia,” ujarnya.
‎
‎Ia juga mengingatkan pentingnya perhatian terhadap periode 1.000 hari pertama kehidupan anak yang merupakan periode penting pertumbuhan dan perkembangan.
‎
‎"1000 hari pertama kehidupan itu betul-betul harus dikasih ASI eksklusif sehingga anak-anak nanti perkembangannya luar biasa,"jelas Wabup.
‎
‎Selain kesehatan dan pendidikan, dr.Pur mendorong kader PKK berkolaborasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) dalam mendukung ketahanan pangan keluarga. Salah satunya melalui program satu rumah satu pohon produktif dengan menanam tanaman buah seperti mangga dan alpukat.
‎
‎Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Madiun Erni Hari Wuryanto mengatakan, Hari Kesatuan Gerak PKK menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pelaksanaan 10 program pokok PKK dari tingkat kabupaten hingga dasawisma.
‎
‎Menurutnya, PKK bukan sekadar organisasi, melainkan gerakan pemberdayaan masyarakat yang berperan dalam membangun keluarga sehat, sejahtera, dan berkarakter.
‎
‎“Penguatan 10 program pokok PKK bukan sekadar rutinitas program dan kegiatan, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa,” kata Erni.

Baca juga: Kejari Madiun Ingatkan Kades: Dana BKK Desa Bukan Uang yang Bisa Dikelola Semau Sendiri

‎Ia berharap pembekalan tersebut mampu memperkuat sinergi antara kader PKK dan pemerintah daerah dalam melaksanakan program secara terpadu dan berkelanjutan, sekaligus mendukung Astacita dan mewujudkan Indonesia Emas 2045. 

Baca juga: Lewat Lakon Semar Bangun Kayangan, Armaya: Pembangunan Harus Utamakan Kepentingan Rakyat

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru