Satu DPO Penganiayaan Pengedar Sabu, Dibekuk

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kasus penganiayaan hingga menyebabkan korban tewas pada 2017 lalu masih menyisahkan satu pekerjaan rumah bagi Satreskrim Polrestabes Surabaya. Saat itu, polisi hanya mampu menangkap satu dari tiga pelaku penganiayaan Nova Ardiansyah hingga menyebabkan tewas. Kali ini, polisi kembali menangkap satu pelaku lain bernama Retno Wanto (41) warga Waru Gunung Surabaya. Wanto ditangkap di desa Kedungsari Mojokerto. Wanto adalah pelaku utama atas penganiayaan Nova. Saat itu, Wanto meminta Nova untuk datang ke rumahnya guna menagih uang hasil penjualan sabu-sabu, Sabtu (14/1/2017) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat datang, Nova yang mengaku belum mendapat setoran itu membuat Wanto geram. Pemukulan terhadap Nova pun tak terhindarkan. "Saat kejadian, Tersangka WT ditemani dengan RH (tertangkap,red) dan HB (DPO). Ketiganya lantas mengeroyok korban. Karena kondisi dikeroyok, korban berusaha menyelamatkan diri. Ia kemudian lari menjauhi ketiga pelaku. Saat berlari itu, ketiganya berteriak maling. Korban kemudian panik lantaran warga ikut mengejarnya. Korban terpeleset ke sungai hingga ditemukan meninggal dunia tiga hari setelah kejadian," beber Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Giadi Nugraha, Senin (8/7/2019). Setelah kejadian, Satreskrim Polrestabes Surabaya yang dipimpin oleh AKBP Shinto Silitonga saat itu berhasil menangkap satu pelaku berinisial RH atau Rahman Oktavian. "RH tertangkap dulu saat itu, dan tersangka WT serta HB lari. Kini WT sudah tertangkap,tinggal satu lagi rekannya yang masih dalam pengejaran,"tambahnya. Saat ditangkap, Wanto berusaha mengelak dan melawan serta mencoba kabur. Polisi pun terpaksa bertindak tegas dengan menembak kaki Wanto untuk melumpuhkannya. (fir)
Tag :

Berita Terbaru

Mulai November 2026, Diprediksi Awal Musim Hujan di Magetan Secara Bertahap

Mulai November 2026, Diprediksi Awal Musim Hujan di Magetan Secara Bertahap

Kamis, 01 Okt 2026 15:11 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menunggu datangnya musim hujan di Kabupaten Magetan diprakirakan mulai berlangsung secara bertahap pada akhir 2026. Untuk Kecamatan…

Pemkot Batu Wajibkan Warga hingga Hotel Pilah Sampah Jadi 3 Jenis per 1 Oktober

Pemkot Batu Wajibkan Warga hingga Hotel Pilah Sampah Jadi 3 Jenis per 1 Oktober

Kamis, 01 Okt 2026 14:30 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai wujud peduli sampah, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mulai memberlakukan gerakan Batu Pilah Sampah dari Rumah menjadi tiga…

Hadapi Anomali Musim, Produksi Tembakau di Jombang Menyusut 50 Persen

Hadapi Anomali Musim, Produksi Tembakau di Jombang Menyusut 50 Persen

Kamis, 01 Okt 2026 14:21 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Fenomena cuaca yang cenderung kering membuat kualitas daun tembakau relatif baik, namun pasokan air yang terbatas menyebabkan hasil…

Angka Stunting Naik 2 Persen, Pemkot Batu Perkuat Intervensi Lintas Sektor

Angka Stunting Naik 2 Persen, Pemkot Batu Perkuat Intervensi Lintas Sektor

Kamis, 01 Okt 2026 14:15 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mencatat adanya kenaikan sekitar 2 persen dibandingkan dengan periode sebelumnya, yakni dari 10,19…

Tegaskan Masih Uji Lab, Bantuan Seragam Gratis di Lumajang Molor Hingga Oktober 2026

Tegaskan Masih Uji Lab, Bantuan Seragam Gratis di Lumajang Molor Hingga Oktober 2026

Kamis, 01 Okt 2026 13:09 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 13:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Lumajang menegaskan adanya keterlambatan distribusi seragam gratis bagi…

Warga Baosan Lor Ponorogo Jadi Korban KM Virgo Transport 8, Hingga Kini Masih Hilang

Warga Baosan Lor Ponorogo Jadi Korban KM Virgo Transport 8, Hingga Kini Masih Hilang

Kamis, 01 Okt 2026 12:29 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:29 WIB

SURABAYAPAGI.com,Ponorogo — Keluarga Menika Susanti, warga Dukuh Krajan, Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, hingga kini masih menunggu k…