Demi Kebutuhan Anak, Ajak Istri Threesome

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aksi bejat MS (29) warga Surabaya ini tak patut ditiru. Meski berdalih terlilit kebutuhan anak sekolah, kelakuan bapak dua anak ini tidak dibenarkan. Bagaimana tidak, MS tega mengajak istrinya sendiri untuk melayani kebutuhan seks pria hidung belang dengan cara threesome. Aktivitas itu terbongkar setelah Unit Pelayanan Perempuan dan Anak, Satreskrim Polrestabes Surabaya menggerebek sebuah kamar hotel tempat MS dan istrinya melayani pria hidung belang. Saat digrebek, kondisi istri MS sedang disetubuhi dua orang sekaligus. "Kami mendapat informasi terkait aktivitas tersangka. Saat kami grebek pun memang istri tersangka yang juga korban ini dipaksa melayani dua pria sekaligus, yakni MS (pelaku,red) dan pria hidung belang," beber Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni, Senin (8/7/2019). Lebih lanjut, Ruth mengatakan aktivitas itu dilakukan pelaku sejak empat bulan melalui akun Facebook. Pelaku menggunakan nama "Banyu Langit Prei Kanan Kiri" untuk menawarkan istrinya dengan layanan threesome. Tarifnya pun mencapai 2 juta rupiah. "Kami lihat fakta kalau akun yang bersangkutan sudah empat bulan digunakan. Modusnya memasang foto korban untuk menarik perhatian pria hidung belang," lanjutnya. Sementara itu, MS mengaku jika dirinya terpaksa menjual sang istri demi kebutuhan sekolah anak-anaknya. Pria yang bekerja sebagai kuli itu menyebut jika ia juga ketagihan berfantasi seks bersama dengan tiga orang. "Kepepet pak, kebutuhan anak-anak. Saya juga berfantasi," akunya. Meski mengaku terhimpit kebutuhan, MS juga menyebut jika dirinya tetap merasakan sakit hati melihat sang istri dijamah pria lain di hadapannya. "Perasaan saya ya sakit hati. Tapi mau gimana lagi," tandasnya. (fir)
Tag :

Berita Terbaru

Mulai November 2026, Diprediksi Awal Musim Hujan di Magetan Secara Bertahap

Mulai November 2026, Diprediksi Awal Musim Hujan di Magetan Secara Bertahap

Kamis, 01 Okt 2026 15:11 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menunggu datangnya musim hujan di Kabupaten Magetan diprakirakan mulai berlangsung secara bertahap pada akhir 2026. Untuk Kecamatan…

Pemkot Batu Wajibkan Warga hingga Hotel Pilah Sampah Jadi 3 Jenis per 1 Oktober

Pemkot Batu Wajibkan Warga hingga Hotel Pilah Sampah Jadi 3 Jenis per 1 Oktober

Kamis, 01 Okt 2026 14:30 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai wujud peduli sampah, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mulai memberlakukan gerakan Batu Pilah Sampah dari Rumah menjadi tiga…

Hadapi Anomali Musim, Produksi Tembakau di Jombang Menyusut 50 Persen

Hadapi Anomali Musim, Produksi Tembakau di Jombang Menyusut 50 Persen

Kamis, 01 Okt 2026 14:21 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Fenomena cuaca yang cenderung kering membuat kualitas daun tembakau relatif baik, namun pasokan air yang terbatas menyebabkan hasil…

Angka Stunting Naik 2 Persen, Pemkot Batu Perkuat Intervensi Lintas Sektor

Angka Stunting Naik 2 Persen, Pemkot Batu Perkuat Intervensi Lintas Sektor

Kamis, 01 Okt 2026 14:15 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mencatat adanya kenaikan sekitar 2 persen dibandingkan dengan periode sebelumnya, yakni dari 10,19…

Tegaskan Masih Uji Lab, Bantuan Seragam Gratis di Lumajang Molor Hingga Oktober 2026

Tegaskan Masih Uji Lab, Bantuan Seragam Gratis di Lumajang Molor Hingga Oktober 2026

Kamis, 01 Okt 2026 13:09 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 13:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Lumajang menegaskan adanya keterlambatan distribusi seragam gratis bagi…

Warga Baosan Lor Ponorogo Jadi Korban KM Virgo Transport 8, Hingga Kini Masih Hilang

Warga Baosan Lor Ponorogo Jadi Korban KM Virgo Transport 8, Hingga Kini Masih Hilang

Kamis, 01 Okt 2026 12:29 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:29 WIB

SURABAYAPAGI.com,Ponorogo — Keluarga Menika Susanti, warga Dukuh Krajan, Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, hingga kini masih menunggu k…