Korban Meninggal di Jalan Nasional Jombang Terungkap, Ini Penjelasan Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Penyebab meninggalnya Achmad Dwi Antoko (21), warga Jalan Bali, Kelurahan Jombatan, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Jawa Timur terungkap. Hasil dari autopsi kepada korban di RSUD Jombang oleh Tim Dokter Rumah Sakit Bhayangkara Kediri, korban yang ditemukan tergeletak di pinggir jalan nasional Jombang-Madiun, meninggal akibat ditusuk dengan pisau dapur pada bagian leher dan dada. Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Azi Pratas Guspitu menjelaskan, dari hasil autopsi yang dilakukan di RSUD Jombang pada Rabu (2/10) kemarin, pada tubuh korban terdapat sejumlah luka tusukan. "Luka tusuk terdapat di leher sebelah kanan, dada, dan punggung. Beberapa luka juga didapati tim dokter pada tangan dan jari kiri dan kanan korban," jelasnya kepada sejumlah jurnalis di Mapolres Jombang, Kamis (3/09/2019). Menurut keterangan Azi, luka pada tangan yang didapat, diduga saat itu korban sedang menepis pisau pelaku. Kematian korban karena luka tusuk di leher menembus pembuluh darah sebelah kanan. "Dan di paru-paru sebelah kanan juga ada luka tusuk. Itu yang mengakibatkan pendarahan, sehingga mengakibatkan korban meninggal," terangnya. Pelaku, lanjutnya, menghabisi nyawa korban dengan sebilah pisau dapur. Sebelum ditusuk, korban dan pelaku diduga kuat sempat bertikai di depan rumah Suwolo (91), Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Jombatan, Kecamatan/Kabupaten Jombang. "Diperkirakan senjata tajam yang digunakan ini berbentuk pisau dapur, bukan celurit ataupun golok. Barang bukti pisau belum kita temukan," paparnya. Menurut penjelasan Azi, latar belakang pembunuhan diperkirakan karena motif asmara. Kepolisian sudah mengantongi satu nama yang diduga kuat sebagai pelaku. "Saat ini Tim Resmob Polres Jombang sedang melakukan pengejaran. Pelaku saling kenal dengan korban," pungkasnya.(suf)
Tag :

Berita Terbaru

Mulai November 2026, Diprediksi Awal Musim Hujan di Magetan Secara Bertahap

Mulai November 2026, Diprediksi Awal Musim Hujan di Magetan Secara Bertahap

Kamis, 01 Okt 2026 15:11 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menunggu datangnya musim hujan di Kabupaten Magetan diprakirakan mulai berlangsung secara bertahap pada akhir 2026. Untuk Kecamatan…

Pemkot Batu Wajibkan Warga hingga Hotel Pilah Sampah Jadi 3 Jenis per 1 Oktober

Pemkot Batu Wajibkan Warga hingga Hotel Pilah Sampah Jadi 3 Jenis per 1 Oktober

Kamis, 01 Okt 2026 14:30 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai wujud peduli sampah, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mulai memberlakukan gerakan Batu Pilah Sampah dari Rumah menjadi tiga…

Hadapi Anomali Musim, Produksi Tembakau di Jombang Menyusut 50 Persen

Hadapi Anomali Musim, Produksi Tembakau di Jombang Menyusut 50 Persen

Kamis, 01 Okt 2026 14:21 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Fenomena cuaca yang cenderung kering membuat kualitas daun tembakau relatif baik, namun pasokan air yang terbatas menyebabkan hasil…

Angka Stunting Naik 2 Persen, Pemkot Batu Perkuat Intervensi Lintas Sektor

Angka Stunting Naik 2 Persen, Pemkot Batu Perkuat Intervensi Lintas Sektor

Kamis, 01 Okt 2026 14:15 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mencatat adanya kenaikan sekitar 2 persen dibandingkan dengan periode sebelumnya, yakni dari 10,19…

Tegaskan Masih Uji Lab, Bantuan Seragam Gratis di Lumajang Molor Hingga Oktober 2026

Tegaskan Masih Uji Lab, Bantuan Seragam Gratis di Lumajang Molor Hingga Oktober 2026

Kamis, 01 Okt 2026 13:09 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 13:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Lumajang menegaskan adanya keterlambatan distribusi seragam gratis bagi…

Warga Baosan Lor Ponorogo Jadi Korban KM Virgo Transport 8, Hingga Kini Masih Hilang

Warga Baosan Lor Ponorogo Jadi Korban KM Virgo Transport 8, Hingga Kini Masih Hilang

Kamis, 01 Okt 2026 12:29 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:29 WIB

SURABAYAPAGI.com,Ponorogo — Keluarga Menika Susanti, warga Dukuh Krajan, Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, hingga kini masih menunggu k…