2 Tersangka Pembakaran Gunung Slamet Berhasil Diamankan, 1 Masih Buron

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Yogyakarta –Peristiwa kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di lereng gunung Slamet, Tegal, Jawa Tengah telah berhasil mengungkap dalang yang bertanggung jawab atas kejadian itu. Wakil administrator KPH Pekalongan Barat, Hartanto mengatakan pelaku pembakaran terdapat tiga orang. Namun baru dua orang yang berhasil diamankan. Yakni Sumiin bin Roni (33) dan Tamat bin Wasrip (50). Keduanya merupakan warga Dukuh Singgang, desa Sokatengah, Bumijawa, kabupaten Tegal. Sedangkan satu orang yang masih belum ditangkap atas nama Sugi (31) yang juga berasal dari satu desa dengan kedua tersangka lain. Sugi diyakini saat ini masih melarikan diri dari kejaran petugas. "Yang menangkap pelaku adalah petugas Perhutani. Ditangkap di rumah masing masing kemudian dibawa ke rumah dinas KRPH Kalibakung dan diserahkan ke Polsek Balapulang," ujar Hartanto, Senin (7/10/2019). Dijelaskan Hartanto, akibat perbuatan tiga orang ini, telah menyebabkan kebakaran hutan di petak 4 RPH Kalibakung BKPH Bumijawa, KPH Pekalongan Barat pada hari Minggu (6/10) kemarin. Kawasan ini masuk dalam wilayah Desa Kalibakung, Balapulang, KabupatenTegal. "Awalnya dari orang mencari landak dengan membakar lubang-lubang sarang landak di hutan. Karena angin cukup kencang, api membesar sampai ke tempat yang sulit dijangkau," ungkap Hartanto. Kasat Reskrim Polres Tegal, AKP Gunawan Wibisono, menjelaskan, pihaknya masih melakukan penyidikan terkait kasus tersebut. Dua pelaku masih diamankan di Mapolres Tegal. "Anggota masih proses penyidikan," pungkasnya.
Tag :

Berita Terbaru

Mulai November 2026, Diprediksi Awal Musim Hujan di Magetan Secara Bertahap

Mulai November 2026, Diprediksi Awal Musim Hujan di Magetan Secara Bertahap

Kamis, 01 Okt 2026 15:11 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menunggu datangnya musim hujan di Kabupaten Magetan diprakirakan mulai berlangsung secara bertahap pada akhir 2026. Untuk Kecamatan…

Pemkot Batu Wajibkan Warga hingga Hotel Pilah Sampah Jadi 3 Jenis per 1 Oktober

Pemkot Batu Wajibkan Warga hingga Hotel Pilah Sampah Jadi 3 Jenis per 1 Oktober

Kamis, 01 Okt 2026 14:30 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai wujud peduli sampah, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mulai memberlakukan gerakan Batu Pilah Sampah dari Rumah menjadi tiga…

Hadapi Anomali Musim, Produksi Tembakau di Jombang Menyusut 50 Persen

Hadapi Anomali Musim, Produksi Tembakau di Jombang Menyusut 50 Persen

Kamis, 01 Okt 2026 14:21 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Fenomena cuaca yang cenderung kering membuat kualitas daun tembakau relatif baik, namun pasokan air yang terbatas menyebabkan hasil…

Angka Stunting Naik 2 Persen, Pemkot Batu Perkuat Intervensi Lintas Sektor

Angka Stunting Naik 2 Persen, Pemkot Batu Perkuat Intervensi Lintas Sektor

Kamis, 01 Okt 2026 14:15 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mencatat adanya kenaikan sekitar 2 persen dibandingkan dengan periode sebelumnya, yakni dari 10,19…

Tegaskan Masih Uji Lab, Bantuan Seragam Gratis di Lumajang Molor Hingga Oktober 2026

Tegaskan Masih Uji Lab, Bantuan Seragam Gratis di Lumajang Molor Hingga Oktober 2026

Kamis, 01 Okt 2026 13:09 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 13:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Lumajang menegaskan adanya keterlambatan distribusi seragam gratis bagi…

Warga Baosan Lor Ponorogo Jadi Korban KM Virgo Transport 8, Hingga Kini Masih Hilang

Warga Baosan Lor Ponorogo Jadi Korban KM Virgo Transport 8, Hingga Kini Masih Hilang

Kamis, 01 Okt 2026 12:29 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:29 WIB

SURABAYAPAGI.com,Ponorogo — Keluarga Menika Susanti, warga Dukuh Krajan, Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, hingga kini masih menunggu k…