Cenderung Ingin Dekati Wanita, Waspadalah!

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Fenomena Cross-Hijaber, Bagaimana di Jawa Timur? Akhir-akhir ini masyarakat dihebohkan dengan munculnya komunitas Cross-Hijaber atau pria yang berpenampilan menggunakan hijab. Tidak sekadar hijab, mereka juga kerap mengenakan cadar dan masuk ke dalam masjid bagian wanita. Lantaran meresahkan, polisi dan ulama di Jawa Timur mewaspadai komunitas yang dinilai menyimpang. Lantas, apa komunitas ini sudah mewabah di Jawa Timur? ----------- Hendarwanto-Alqomar, Wartawan Surabaya Pagi Belum lama ini beredar komunitas pria bercadar dan berhijab di media sosial instagram (IG). Dari unggahan yang beredar tampak potret yang diduga pria bercadar dan berhijab masuk ruang salat wanita. Bahkan disebutkan juga komunitas pria bercadar dan berhijab yang dijuluki crosshijaber masuk toilet wanita. Alhasil isu tersebut menghebohkan dunia maya yang awalnya diunggah oleh akunTwitter @Infinityslut. Crosshijaber ternyata sebuah komunitas yang cukup mengejutkan keberadaannya. Crosshijaber, dari penjelasan di akun Twitter tersebut, adalah para pria yang terobsesi menjadi wanita. Namun bukan sekadar mengenakan pakaian dan berdandan selayaknya wanita, mereka memilih mengenakan hijab panjang serta gamis syar’i. Yang membuat khawatir adalah para Crosshijaber ini tak ragu masuk toilet wanita dan berada di barisan wanita saat memasuki masjid. "Waspada! KOMUNITAS "Crosshijaber" Meski Berhijab bahkan Bercadar, Komunitas ini Ternyata Kaum Lelaki, Kerap Masuk Toilet dan Ruangan Salat Wanita di Mesjid," tulis @amesamir9. Viralnya komunitas crosshijaber itu membuat resah warganet. Salah satu warganet asal Surabaya mengkawatirkan keberadaan mereka. Ia pun curhat di Facebook. "Serem jg ini. Sampe ada komunitasnya pula," komentar @agita aja di dalam laman Facebook yang terlihat Selasa (15/10) kemarin. Dinilai Menyimpang Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Informasi dan Komunikasi, Masduki Baidlowi menegaskan bahwa komunitas crosshijaber ini menyimpang. "Jelas menyimpang, dan itu bisa jadi memang laki-lakinya, ya kayak seperti seorang laki-laki yang menyerupai perempuan, kan seperti itu menyimpang. Yang benar, si laki-laki itu harus ditegaskan dalam sebuah lingkungan sosial untuk tetap dia menjadi dan mengembangkan jiwa kelelakiannya. Jangan dibiarkan dia mengembangkan jiwa keperempuanannya," terang Masduki Baidlowi. MUI meminta fenomena ini dicegah agar tak makin kebablasan dan berkembang. Masduki menyatakan tidak dibenarkan laki-laki menyerupai kaum perempuan. Nyatanya, tidak hanya bikin heboh, komunitas salah kaprah ini juga membuat resah para wanita. Wakil Ketua Umum MUI KH Zainut Tauhid menambahkan fenomena cross-hijaber perlu diwaspadai. "Fenomena cross-hijaber perlu diwaspadai, apa motif gerakan ini, apakah sekadar mode saja ataukah ada motif lain, misalnya kriminal, teror atau ingin merusak citra hijab itu sendiri," ungkapnya. KH Zainut menegaskan, apa pun alasannya, bila pria berdandan menyerupai wanita, hukumnya haram. Sebab, ajaran Islam melarang keras pria menyerupai wanita dan wanita menyerupai pria. Secara takdir dan syariat pria dan wanita adalah berbeda. Ia mengatakan, ada hadis yang melarang pria berdandan menyerupai wanita dan wanita berdandan seperti pria."Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan para wanita yang menyerupai laki-laki." (HR Imam Bukhari). Antisipasi Polisi Sejauh ini belum ada laporan adanya crosshijaber di Surabaya. Meski begitu, polisi tetap mewaspadai. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Barung Mangera mengimbau warga agar melaporkan jika menemukan adanya pelaku crosshijaber di masjid-masjid atau tempat lainnya. “Ciri-cirinya yang bersangkutan lebih sering ingin merapat, ingin dekat (dengan wanita, red). Kalau ada seperti itu senggol aja. Kalau ciri sudah ada teriak, laporkan pada pria yang dekat di situ untuk ditangani sementara,” tutur Barung saat dihubungiSurabaya Pagi, Selasa (15/10). Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho, mengungkapkan hal senada. Menurutnya, polisi akan meningkatkan pengamanan terhadap obyek-obyek tempat berkumpulnya masyarakat, termasuk tempat ibadah untuk mengantisipasi gejolak adanya cross-hijaber. “Kita harus mengecek kebenarannya. Mengingat isu atau informasi yang berkembang di medsos bisa jadi mengandung konten hoaks," ujar Sandi. n
Tag :

Berita Terbaru

Tuding Masuk Angin Tangani TP Anggota DPRD, Ratusan Mahasiswa Lurug Kejaksaan Ponorogo

Tuding Masuk Angin Tangani TP Anggota DPRD, Ratusan Mahasiswa Lurug Kejaksaan Ponorogo

Kamis, 01 Okt 2026 18:45 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 18:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Ponorogo melurug Kantor Kejaksaan Negeri …

Bahlil, Rangkap Jabatan Baru

Bahlil, Rangkap Jabatan Baru

Kamis, 01 Okt 2026 18:28 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 18:28 WIB

SurabayaPagi.com, Jakarta : Bahlil Lahadalia resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi…

KPK Geledah Dua Kantor Pemkot Madiun, Dinas Perdagangan dan BKAD Jadi Sasaran

KPK Geledah Dua Kantor Pemkot Madiun, Dinas Perdagangan dan BKAD Jadi Sasaran

Kamis, 01 Okt 2026 17:33 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 17:33 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan dalam pengembangan penyidikan dugaan Tindak Pidana P…

Peta Kekuasaan Jajaran Kabinet Merah Putih: Sekjen Sarmuji Jadi Menperin, Bukti Kapasitas Kader Golkar Teruji

Peta Kekuasaan Jajaran Kabinet Merah Putih: Sekjen Sarmuji Jadi Menperin, Bukti Kapasitas Kader Golkar Teruji

Kamis, 01 Okt 2026 17:29 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Peta kekuasaan di jajaran Kabinet Merah Putih mengalami pergeseran. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai…

Ikuti EJIF 2026, Kota Mojokerto Berpeluang Bidik Investor Kelas Kakap

Ikuti EJIF 2026, Kota Mojokerto Berpeluang Bidik Investor Kelas Kakap

Kamis, 01 Okt 2026 17:27 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 17:27 WIB

SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari atau yang akrab disapa Ning Ita, terus berupaya membuka peluang investasi untuk mendorong…

Mulai Dilirik Investor Asing, Kota Mojokerto Promosikan Pembangunan Sport Centre di EJIF 2026

Mulai Dilirik Investor Asing, Kota Mojokerto Promosikan Pembangunan Sport Centre di EJIF 2026

Kamis, 01 Okt 2026 17:15 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari terus berupaya merealisasikan pembangunan Kawasan Sport Centre di Lapangan Surodinawan,…