TPS Tambah Buffer Area Truk, Antisipasi Lonjakan Muatan Lebaran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana Terminal Petikemas Surabaya . SP/Tyn
Suasana Terminal Petikemas Surabaya . SP/Tyn

i

SURABAYA PAGI, Surabaya - Di tengah pandemi Covid-19, Terminal Petikemas Surabaya (TPS) tetap beroperasi 24 jam untuk memastikan pasokan logistik di Jawa Timur berjalan lancar. Arus petikemas internasional di TPS pada bulan April 2020 tercatat sebesar 107.227 TEUs, meningkat 1% dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya.

Di tengah pademi COVID-19 ini arus bongkar muat diprediksi mengalami peningkatan sebesar 1% pada tahun 2020 dibanding tahun 2019 dan puncaknya akan terjadi pada bulan Ramadhan sampai dengan setelah Idul Fitri.

Mengantisipasi peningkatan arus petikemas pada bulan Ramadhan hingga setelah Idul Fitri, TPS telah mempersiapkan buffer area truk di Jl. Laksda M. Natsir, seluas 3300 m2 dengan daya tampung maksimal 300 truk, dimana per hari rata-rata truk keluar masuk di TPS bisa mencapai 3000-4000 truk.

Direktur Operasi TPS, Bambang Hasbullah menyampaikan bahwa area ini nantinya akan digunakan sebagai buffer area manakala kegiatan operasional ekspor atau impor di TPS mengalami puncaknya di bulan Ramadhan sampai dengan setelah Idul Fitri tahun ini, guna menghindari antrian serta gangguan di jalan raya maupun jalan tol.

Area buffer telah digunakan pada Jumat, 8 April 2020 malam. Sehingga truk yang melakukan kegiatan di TPS sehubungan dengan kegiatan ekspor atau impor dapat dialokasikan di area TPS dan buffer area, tanpa menimbulkan gangguan di fasilitas umum seperti jalan raya maupun jalan tol.

Pertumbuhan arus di masa penuh tantangan ini tidak lepas dari dukungan TPS terhadap trade dalam hal ekspor import,  TPS menambah masa free time penumpukan peti kemas dari 3 hari menjadi 7 hari,” ujar Bambang Hasbullah.

Bambang menambahkan, pengambilan petikemas impor yang sebelumnya harus dilakukan oleh Perusahaan Pelayaran, sejak Maret 2020 telah diperkenankan diambil langsung oleh Shipper atau Forwarding Company. Sedangkan untuk petikemas ekspor, sejak Maret 2020 lalu,  pemasukan petikemas di lapangan penumpukan TPS diberi waktu 5 hari sebelum kapal sandar, lebih lama 2 hari dibanding waktu mulai penumpukan.

"Dengan adanya pandemi ini seluruh pelayanan bongkar muat di TPS tetap berjalan dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan kerja TPS. Mulai dari pemeriksaan kapal dan kru kapal, sampai dengan cek suhu badan, penggunaan masker, dan protokol lainnya yang telah ditetapkan," tutupnya.Tyn

Berita Terbaru

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

SurabayaPagi, Sukoharjo - PT PLN (Persero) mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui kemitraan layanan pembayaran tagihan dan…

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sebagai salah satu wilayah lumbung pangan di wilayah Jawa Timur, Bupati Madiun Hari Wuryanto menargetkan produktivitas padi men…

Bupati Sumenep : Kepastian Hukum Penyusunan RDTR Dukung Pembangunan Daerah

Bupati Sumenep : Kepastian Hukum Penyusunan RDTR Dukung Pembangunan Daerah

Selasa, 13 Okt 2026 20:58 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 20:58 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep  – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menekankan pentingnya kepastian hukum dalam penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk m…

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Komisi D DPRD Kabupaten Ponorogo menyoroti sejumlah persoalan pelayanan di rumah sakit umum daerah (RSUD) setelah melakukan…

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi terjadi kebakaran di wilayah Kabupaten Blitar, kali ini sebuah Toko bangunan 999 milik LS.49  warga Desa Sukosewu Kec.Gandusari …

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Tidak biasanya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Difabel 2026 yang digelar di Lamongan, diikuti ratusan peserta dari Jawa dan Bali, …