Selama Libur Lebaran, Volume Sampah di Kota Malang Alami Tren Penurunan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Sampah yang menumpuk di salah satu jalan Kota Malang, Jawa Timur. SP/ MLG
Ilustrasi. Sampah yang menumpuk di salah satu jalan Kota Malang, Jawa Timur. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Di momen libur panjang Lebaran 2026 kali ini, biasanya kota-kota besar mengalami lonjakan produksi limbah, namun berbeda dengan Kota Malang yang justru mencatatkan tren penurunan volume sampah. Fenomena unik ini dipicu oleh eksodus besar-besaran para mahasiswa yang menempuh studi di 'Kota Pendidikan' tersebut kembali ke kampung halaman mereka masing-masing. 

Bahkan, realitas di lapangan ini cukup kontras dengan prediksi awal pemerintah. Pasalnya, sebelumnya, pihak DLH memperkirakan akan terjadi lonjakan sampah akibat tingginya konsumsi masyarakat di momen libur panjang. Namun, data terbaru menunjukkan bahwa volume sampah yang masuk ke TPA Supit Urang justru menyusut dari angka normal 550 hingga 600 ton per hari menjadi sekitar 500 ton saja.

Menurut Raymond, struktur demografi Kota Malang menjadi faktor penentu utama di balik kondisi ini. Mengingat populasi mahasiswa hampir setara dengan penduduk asli, kepulangan mereka memberikan dampak signifikan terhadap aktivitas harian kota.

"Jumlah mahasiswa di Kota Malang hampir sama dengan penduduk asli. Bisa dibilang lebih dari 50 persen, mereka kemarin mudik sehingga cukup mengurangi timbulan sampah," jelas Plh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Gamaliel Raymond Matondang, Jumat (27/03/2026).

Meskipun secara akumulatif menurun, konsentrasi sampah terpantau tetap mengalami peningkatan di beberapa titik keramaian tertentu, seperti kawasan wisata seperti Kayutangan Heritage. Sehingga, DLH telah menyiagakan puluhan personel di lokasi strategis seperti Masjid Jami' dan Masjid Sabilillah untuk memastikan kebersihan kota kembali terjaga dalam waktu singkat.

Lebih lanjut, Raymond menegaskan bahwa koordinasi tim telah diatur sedemikian rupa melalui sistem pembagian shift kerja yang ketat, terutama di area publik yang ramai pengunjung. Pasalnya, ketangkasan petugas lapangan menjadi kunci agar tumpukan sampah di titik-titik tersebut tidak menetap lama. ml-01/dsy

Berita Terbaru

Awali Pertandingan dengan Hasil  Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Awali Pertandingan dengan Hasil Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Persela Lamongan mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil sempurna. Menjamu Persis Solo di Stadion…

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus…

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…