Pasien Covid Tulungagung Naik, PKB Minta Didatangkan Mobil PCR Lagi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD Jatim Anik Maslachah (depan) saat meninjau langsung Rusunawa UIN Tulungagung, Minggu (31/5/2020).
Wakil Ketua DPRD Jatim Anik Maslachah (depan) saat meninjau langsung Rusunawa UIN Tulungagung, Minggu (31/5/2020).

i

Tulungagung, SURABAYAPAGI.COM - Sebagai bagian dari Provinsi Jawa Timur, Penambahan pasien Covid-19 di Tulungagung juga perlu diantisipasi sedini mungkin. Kabupaten Tulungagung saat ini mengharapkan mobile Laboratorium PCR bisa didatangkan lagi agar pasien Covid tidak terus meningkat.

Hal tersebut diungkapkan Anik Maslachah, Wakil Ketua DPRD Jatim dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang turun langsung untuk melihat kondisi di daerah akan penangan pasien covid 19. Tak sendirian, Anik didampingi Legislator dari PKB lainnya seperti Hikmah Bafaqih Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim dan Adib Makarim pimpinan DPRD kab Tulungagung. “Kami lihat langsung kondisinya di rusunawa UIN Tulungagung yang digunakan sebagai tempat / ruang isolasi pasien covid 19,” ujar Anik Maslachah, Minggu (31/5/2020).

Di tempat tersebut terdapat 38 pasien yang 25 diantaranya terkonfirm positif berdasarkan hasil swab dan mayoritas adalah OTG (Orang Tanpa Gejala). Selain itu Saat ini di Kabupaten Tulungagung 64 positif, 592 PDP dan ODP 1.207 . “Trend kenaikan lumayan yang harus menjadi perhatian serius oleh pemerintah baik propinsi maupun kab tulungagung,” jelasnya.

Di Kabupaten tersebut, Anik juga mendapat keluhan untuk bisa segera ditindaklanjuti pemerintah. Diantaranya adalah soal Keterbatasan alat PCR test. RSUD sudah membeli alat PCR test, namun ijin legalitasnya untuk pengoperasiannya belum turun. Sehingga inilah yang harus segera di tindaklanjuti kepada gugus tugas jatim untuk membantu mempercepat turunnya ijin dari pemerintah pusat. “Sembari menunggu turunya ijin, kemarin sempat di datangkan mobil PCR test milik jatim dan kami berharap mobil ambulans PCR tersebut dapat didatangkan kembali untuk persiapan menghadapi era new normal. Agar penanganan bisa efektif, salah satunya memang memperbanyak PCR test, sehingga bisa segera tracking dan diisolasi,” pinta Wakil Ketua DPW PKB Jatim ini.

Menurut Anik, hal ini penting karena Tulungagung belum ada lab PCR tetap dan kemarin sempat didatangkan. Namun karena ramai di media akhirnya dibawa lagi ke Surabaya. Padahal Surabaya ini sudah ada 6 lab PCR tetap ditambah 2 mobil PCR dari BIN.
Mengingat ambulan PCR test itu milik jatim, maka 38 kab/kota mempunyai hak yang sama. “Karenanya saya berharap diprioritaskan bagi daerah yang kurva positifnya naik terus namun tidak memounyai lab PCR tetap, salah satunya di Tulungagung ini,” cetusnya dengan nada serius.

Persoalan lainnya adalah Perlu didatangkan psikolog mengingat pasien yang dirawat di Tulungagyng mengalami kejenuhan dan agar tidak menjadikan buruknya stamina akibat stres. maka psikiater RSUD ataupun pemerintah kab menfasilitasinya. “Perlu juga mereka hiburan, semacam TV untuk mengurangi kejenuhan dan alhamdulillah langsung direspon oleh pak Adib (DPRD Tulungagung) untuk segera di tindaklanjuti,” sebutnya.

Selain diatas, ada hal penting yang harus dilakukan semua pihak baik di pemerintah provinsi maupun DPRD. Utamanya semua gugus tugas baik propinsi maupun kab/kota yaitu sosialiasi dan edukasi. Dengan memberikan pemahaman dan penyadaran kepada masyarakat, agar ketika mereka sudah sembuh dan kembali ke rumah untuk diterima sebagaimana mestinya. “Mengingat masih ada terjumpai penolakan-penolakan masyarakat bahkan menjauhinya karena takut tertular. Padahal sebenarnya mereka ini sudah dinyatakan sembuh. Disinilah pentingnya edukasi dari pemerintah ke masyarakat,” pungkasnya.  rko

Berita Terbaru

Gerak KPK di Madiun Meluas, Geledah Dinkes hingga Datangi TPA Winongo

Gerak KPK di Madiun Meluas, Geledah Dinkes hingga Datangi TPA Winongo

Rabu, 07 Okt 2026 20:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:35 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun -  Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengacak-acak Kota Madiun, Rabu (7/10/2026). Kali ini, tim antirasuah mend…

Limbah Usaha Kuliner Resahkan Warga Kejuron, Plt Wali Kota Madiun Ancam Tutup Tempat Usaha Bandel

Limbah Usaha Kuliner Resahkan Warga Kejuron, Plt Wali Kota Madiun Ancam Tutup Tempat Usaha Bandel

Rabu, 07 Okt 2026 20:32 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun tak main-main terhadap pelaku usaha yang merusak lingkungan. Usaha kuliner di kawasan Kejuron…

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik di Surabaya

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik di Surabaya

Rabu, 07 Okt 2026 20:02 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Semangat Hari Kesaktian Pancasila diwujudkan PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui aksi nyata menjaga k…

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pawon Jenggolo kembali mencuri perhatian para pencinta kuliner lewat penawaran menu andalan di Lime Restaurant Favehotel Sidoarjo m…

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - AK 69 penjual Sate di warungnya, berteriak kesakitan karena terkena tusukan Sajam pada leher kiri dan kepalanya, teriak an Kakek di…

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pameran pernikahan terbesar dan terlengkap, yang dititel Serba-Serbi Manten Expo Nusantara 2026, sangat memukau dan menyita p…