Hasilkan Keuntungan Petani Bali Dua Kali Lipat

GDM Organik Optimis Tingkatkan Kualitas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

PERTANIAN  organik sekarang ini memang memiliki kesan tersendiri dalam dunia agribisnis, hal ini telah dibuktikan oleh salah satu petani di Provinsi Bali.

Bapak Wayan tertarik untuk mengembangakan pertanian padi secara organik dengan menggunakkan pupuk organik cair GDM.

Salah satu alasan untuk meningkatkan hasil panennya, Beliau optimis menggunakkan produk-produk organik yang memang sudah terjamin kualitasnya. Salah satu kunci untuk mewujudkan kualitas panen yang berlimpah adalah menggunakkan produk  GDM sejak awal tanam.

Penggunaan produk-produk  GDM secara penuh seperti Blackbos, Pupuk Organik Cair dan Granule SaMe menjadi salah satu andalan petani untuk memudahkan proses perawatan tanaman padi secara maksimal.

Pertanian dengan menggunakkan pupuk organik tidak hanya baik untuk pertumbuhan tanaman padi secara signifikan, selain itu juga meningkatkan kualitas daya tahan tanaman secara optimal. Tidak mudah terserang hama maupun penyakit, tentu ini menjadi keunggulan yang sangat menarik untuk para petani.

Pak Wayan sendiri telah membuktikan kualitas  GDM sebagai salah satu pupuk organik cair yang tidak hanya mempermudah perawatan tapi meningkatkan hasil panen dan nominal keuntungan.

Terbukti lahan Bapak Wayan yang menggunakan pupuk Black BOS, Pupuk Organik Cair GDM, dan  GDM SaMe Granule Bio Organik menghabiskan biaya Rp. 9.424.000 dan mendapatkan keuntungan sebesar Rp.18.976.000

Beliau juga menuturkan kualitas padi yang dihasilkan jauh lebih bagus dan keuntungan yang didapat hingga dua kali lipat. Sejalan dengan kepuasan petani yang telah beralih ke organik, tentu  GDM Organik terus optimis meningkatkan kualitas produk dan juga pelayanan.

Inilah yang menjadikan  GDM Organik memiliki kualitas ekspor yang menunjang tidak hanya optimis memperluas ke seantero Nusantara namun juga optimis untuk menembus pangsa pasar Internasional.

Dengan organik, tidak hanya berfokus menghasilkan perawatan dan hasil pertanian yang sehat tapi  juga mewujudkan lingkungan yang lebih terjaga. Jadi, masih mau mikir kalau bertanam organik itu mahal ? Lupakan itu semua saatnya kita beralih ke Organik !

 

Berita Terbaru

DPRD Surabaya Dorong Pengadaan Seragam Terpusat

DPRD Surabaya Dorong Pengadaan Seragam Terpusat

Minggu, 27 Sep 2026 16:47 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 16:47 WIB

SURABAYAPAGI, com. Surabaya - Persoalan seragam batik sekolah dikeluhan wali murid menjadi perhatian DPRD Kota Surabaya. Anggota Komisi D DPRD Surabaya  Ajeng …

Gebrakan Demokrat Jatim, Gelar Donor Darah Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Gebrakan Demokrat Jatim, Gelar Donor Darah Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Minggu, 27 Sep 2026 15:52 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:52 WIB

 SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPD Partai Demokrat Jawa Timur menggelar aksi donor darah serentak di 38 kabupaten/kota dalam rangka memperingati Hari Ulang Ta…

Tak Hanya Hidup Sehat, Warga Mojokerto Dibekali Keterampilan Menyelamatkan Nyawa

Tak Hanya Hidup Sehat, Warga Mojokerto Dibekali Keterampilan Menyelamatkan Nyawa

Minggu, 27 Sep 2026 15:35 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Menjaga kesehatan bukan hanya tentang mencegah penyakit, tetapi juga kesiapan menghadapi kondisi darurat yang dapat terjadi kapan …

Kick Off Road HUT IDI, Ning Ita Dorong Kolaborasi Perkuat Pengabdian kepada Masyarakat

Kick Off Road HUT IDI, Ning Ita Dorong Kolaborasi Perkuat Pengabdian kepada Masyarakat

Minggu, 27 Sep 2026 15:31 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita mendorong penguatan kolaborasi antara Pemerintah Kota Mojokerto dan Ikatan…

Kekeringan Musim Kemarau, Polsek Gandusari bersama Tiga Pilar, Toga dan Tomas Salurkan Bantuan Air Bersih

Kekeringan Musim Kemarau, Polsek Gandusari bersama Tiga Pilar, Toga dan Tomas Salurkan Bantuan Air Bersih

Minggu, 27 Sep 2026 15:28 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dalam rangka membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di tengah kondisi kekeringan, di musim kemarau yang panjang ini,…

Sumur Mengering saat Kemarau, Puluhan Desa di Trenggalek Krisis Air Bersih

Sumur Mengering saat Kemarau, Puluhan Desa di Trenggalek Krisis Air Bersih

Minggu, 27 Sep 2026 14:50 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 14:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Setelah debit sumur warga terus menurun saat musim kemarau panjang, kini sedikitnya 50 desa di 12 kecamatan di Kabupaten…