Kades Glugur Sumenep: Bertani Adalah Cara Jitu Memakmurkan Desa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kades Glugur Moh. Misnal bersama keluarganya, tengah melakukan pembibitan cabe merah di kediamannya, di Desa Glugur Batuan Sumenep.SP/ar
Kades Glugur Moh. Misnal bersama keluarganya, tengah melakukan pembibitan cabe merah di kediamannya, di Desa Glugur Batuan Sumenep.SP/ar

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Moh. Misnal dikenal sebagai sosok yang sangat sederhana, pekerja keras, berlatar seorang petani Madura asal Sumenep yang sangat tekun dan berjiwa tegar kini sukses meniti karir sebagai Kepala Desa Glugur Kecamatan Batuan Kab. Sumenep.

Meskipun menjadi Kepala Desa, Misnal tak berhenti melakukan profesi dirinya sebagai petani, “Sebab kerja keras pasti akan membuahkan hasil nyata,” ucapnya kepada Surabaya pagi di dampingi istri dan kedua anaknya di kediamannya Desa Glugur kecamatan Batuan Kab. Sumenep.  (28/20).

Bersama Istrinya Sumi yang berasal dari Blitar, Misnal di karunia tiga anak diantaranya dua laki-laki dan satu perempuan. Anak laki-laki pertamanya telah menjadi Brimob dan bertugas di Jakarta, sementara kedua anaknya tinggal bersama, sembari membantu melakukan pembibitan cabe merah yang dikelolanya bersama keluarganya.

“Saya sebelum jadi Kepala Desa sudah bercocoktanam meskipun tidak memiliki sawah sendiri dengan cara menyewa, bahkan sampai saat ini saja saya masih menyewa tanah kepada salah satu yayasan yang ada di Kab. Sumenep selama 5 Tahun,” tegasnya.

“Melakukan pembibitan cabe besar adalah usaha saya dengan keluarga, tidak hanya itu, tergantung suasana musim, jika musim hujan tiba saya bercocoktanam seperti padi. Semua saya kerjakan, yang terpenting memilki kerja keras dan ber- inovatif,” papar Kades dua kali priode itu.

Misnal mengatakan jika memiliki keterampilan dan kerja keras, adalah cara jitu membangun desa dan memakmurkan lingkungan, apalagi ditengah pandemi seperti ini.

“Kita dianjurkan untuk dirumah saja, makanya saya dan keluarga lebih memilih bekerja dirumah dengan melakukan pembibitan cabe merah,” ujarnya.

Jadi, sambung Misnal, tanah seluas 2 Hektar lebih itu semuanya ditanami pohon cabe merah, “Begitu tiga bulan lebih sudah mulai panen, dari hasil panen cukup untuk buat makan,” canda Misnal dengan senyum kharismatiknya.ar

Berita Terbaru

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan revisi aturan tersebut rampung tahun ini dan mulai berlaku pada 2027. Dalam r…

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menyambut baik rencana pemerintah untuk mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia …

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wuling bikin kejutan saat meluncurkan Aira ev. Sebab, harga jual Aira ev terbilang murmer! Wuling Aira ev ditawarkan dalam dua varian. Harga …