Wisuda Daring, Rektor Kukuhkan 704 Mahasiswa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wisuda Daring Universitas Airlangga Surabaya, kukuhkan 704 mahasiswa.SP/ist
Wisuda Daring Universitas Airlangga Surabaya, kukuhkan 704 mahasiswa.SP/ist

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Prosesi pengukuhan wisudawan menjadi momen penting bagi sivitas akademika Universitas Airlangga. Untuk kali pertama, Rektor UNAIR Prof. Mohammad Nasih, SE., M.T., Ak., CMA mewisuda 704 mahasiswa yang terdiri dari lulusan jenjang diploma (D3-D4), sarjana (S1), dan doktor (S3) dengan metode daring atau online.

Meski dalam suasana pandemi Covid-19, perayaan itu tidak mengurangi momen kesakralan wisuda Periode Juni 2020. Bertempat di Aula Garuda Mukti Kampus C UNAIR, wisuda disiarkan langsung dengan diikuti wisudawan dari kediaman masing-masing melalui zoom dan youtube official account Universitas Airlangga.

Dalam sambutannya, Prof. Nasih mengatakan, wisuda kali ini digelar dalam situasi dan cara yang sangat berbeda karena pandemi Covid-19. Namun, para wisudawan perlu mengucapkan syukur karena tidak semua mahasiswa bisa menyelesaikan pendidikannya dan lulus dari Universitas Airlangga yang merupakan sebagai salah satu universitas terbaik dunia. Wisuda daring, menurutnya, tidak akan mengurangi rasa bangga dan bahagia untuk menjadi lulusan UNAIR yang excellence with morality.

“Keberhasilan di wisuda kali ini tidak lepas dari dukungan beberapa pihak yang tidak segan dan tidak hentinya memberikan dukungan positif agar bisa menyelesaikan dan menuntaskan pendidikannya dengan baik. Jadilah orang-orang yang sukses, berhasil dan bermanfaat serta menjadi rahmat bagi alam semesta dan kemanusiaan disekitar anda,” ungkapnya.

Rektor juga mengatakan bahwa situasi pandemi saat ini tidaklah mudah untuk bisa dihadapi dengan leluasa. Pandemi Covid-19 yang nampaknya belum berakhir mengharuskan masyarakat untuk terbiasa dengan tata cara kehidupan baru yang lebih baik dari sebelumnya.

“Adanya pandemi memberikan pelajaran bagi kita semua agar lebih teliti dan hati-hati menjaga kesehatan. Kehidupan dalam kenormalan baru harus kita biasakan,” tekannya.

Prof Nasih mengatakan bahwa wisuda Periode Juni menjadi moment sejarah dan merupakan awal tatanan baru bagi UNAIR. Wisuda dengan metode daring, sambungnya, adalah bagian dari komitmen UNAIR untuk siap menghadapi tatanan new normal yang lebih sehat, disiplin, menghargai waktu, menghargai sesama dan produktif memberikan kemanfaatan bagi umat manusia.

“Wisuda kali ini merupakan salah satu komitmen dalam menghadapi new normal dan tidak mengurangi kebanggaan saudara sebagai alumni UNAIR yang excellence with morality,” ujarnya.

Selain itu, Prof Nasih juga berharap para wisudawan bisa menjaga nama baik almamater. Tampil dengan penuh percaya diri sebagai pribadi dengan spirit Universitas Airlangga, Excellence with Morality. Ia juga mengungkapkan bahwa ilmu yang dimiliki para wisudawan harus dibekali moral dan etika, sehingga mampu membawa kemaslahatan pada umat manusia.

“Kami berharap kalian bisa segera mengabdikan ilmu pengetahuan yang dimiliki di berbagai tempat dan kami juga sangat menanti para lulusan UNAIR bisa segera mendapatkan pekerjaan di masa new normal ini. Seperti yang kita saksikan bersama bahwa persaingan dan kompetisi di luar untuk bisa mendapatkan pekerjaan sangatlah meningkat,” tuturnya.

Kini, para sivitas akademika UNAIR juga harus berbangga hati akan pencapaian UNAIR yang sangat luar biasa di tingkat dunia dan Indonesia. Berdasarkan pemeringkatan QS untuk 2021 yang baru saja dirilis 10 Juni lalu, UNAIR naik luar biasa, dari peringkat 651+ ke 521-530. Selain itu, UNAIR juga menjadi universitas terbaik ke-4 di Indonesia.

“Banyak upaya yang kami lakukan, bukan semata-mata demi perangkingan. Namun, ini semua adalah demi kebaikan proses belajar di Universitas Airlangga, sehingga para lulusan akan benar-benar qualified dan diterima dengan baik di masyarakat dan dunia kerja. Yang jelas, mimpi menjadi salah satu dari 500 universitas terbaik dunia ini akan sejalan dengan tugas utama perguruan tinggi dengan Tri Dharma-nya,” pungkasnya.sb01

Berita Terbaru

Daging sapi dan Telur Ayam, Naik!

Daging sapi dan Telur Ayam, Naik!

Senin, 21 Sep 2026 08:51 WIB

Senin, 21 Sep 2026 08:51 WIB

SURABAYAPAGI.com - Komoditas pangan yang mengalami kenaikan harga antara lain beras, cabai, daging sapi dan telur ayam. Berdasarkan Pusat Informasi Harga…

Proyek Pengolahan Sampah Senilai Rp 2,8 T Dimulai

Proyek Pengolahan Sampah Senilai Rp 2,8 T Dimulai

Senin, 21 Sep 2026 08:49 WIB

Senin, 21 Sep 2026 08:49 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pembangunan proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya 1 di Galuga, dengan nilai investasi senilai Rp 2,8 triliun…

6 WNI China Buka Usaha Foto di Tanggerang, Seminggu Cuan Rp 14 Juta

6 WNI China Buka Usaha Foto di Tanggerang, Seminggu Cuan Rp 14 Juta

Senin, 21 Sep 2026 08:47 WIB

Senin, 21 Sep 2026 08:47 WIB

SURABAYAPAGI.com - Enam warga negara Republik Rakyat Tiongkok (RRT) diketahui membuka usaha fotografi secara ilegal, dideportasi. Total enam warga China…

Proyek IKN Senilai Rp 3,986 Triliun Dikawal Kejagung

Proyek IKN Senilai Rp 3,986 Triliun Dikawal Kejagung

Senin, 21 Sep 2026 08:45 WIB

Senin, 21 Sep 2026 08:45 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) ikut mengawal proyek pembangunan jalan di Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk tahun anggaran 2026-2027 senilai Rp…

LEGAL OPINI: MEMBONGKAR KONSTRUKSI FIKTIF AKTA GADAI SAHAM No. 061/2018

LEGAL OPINI: MEMBONGKAR KONSTRUKSI FIKTIF AKTA GADAI SAHAM No. 061/2018

Senin, 21 Sep 2026 08:43 WIB

Senin, 21 Sep 2026 08:43 WIB

Disusun : Dr. TATANG ISTIAWAN WITJAKSONO, S.sos, SH, MM ADVOKAT PERADI NIA: 02.13499 A. KRONOLOGI FAKTA HUKUM (Yang Terjadi di Lapangan) [Induk Akte…

JPU TIDAK BERANI TULIS LOCUS DELICTI di SURAT DAKWAAN, BINGUNGKAH

JPU TIDAK BERANI TULIS LOCUS DELICTI di SURAT DAKWAAN, BINGUNGKAH

Senin, 21 Sep 2026 08:40 WIB

Senin, 21 Sep 2026 08:40 WIB

Pembaca Yth, Eksepsi saya ini mengupas fakta yang ditulis JPU di surat dakwaan. Temuan ini saya laporkan ke Jaksa Agung Muda Bidang Pengawas dan Komisi…