Raih Gelar Doktor Unair, Gus Fawait Kupas Tuntas Pentingnya Belanja Pemerintah Tepat Sasaran di Jawa Timur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Jember, Muhammad Fawait, resmi menuntaskan sidang promosi doktor di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga. SP/ RIKO
Bupati Jember, Muhammad Fawait, resmi menuntaskan sidang promosi doktor di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga. SP/ RIKO

i

SURABAYAPAGI.com, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, resmi menuntaskan sidang promosi doktor di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga dengan mengangkat disertasi bertajuk Analisis Peran Belanja Pemerintah dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Provinsi Jawa Timur, Jumat (12/6/2026).

Dalam sidang yang turut diuji oleh sejumlah Guru Besar Universitas Airlangga serta mantan Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, Gus Fawait menekankan bahwa efektivitas belanja pemerintah menjadi kunci utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menekan angka kemiskinan.

Menurutnya, bantuan pemerintah tidak boleh hanya berorientasi pada aspek kemanusiaan semata, tetapi juga harus mampu meningkatkan produktivitas masyarakat agar penerima bantuan dapat naik kelas secara ekonomi.

“Bantuan tidak hanya bersifat kemanusiaan, tetapi juga harus mendorong produktivitas masyarakat. Usia produktif jangan hanya diarahkan pada pekerjaan kasar, tetapi juga pekerjaan yang memiliki nilai tambah dan penghasilan yang lebih baik,” ujarnya dalam sidang promosi doktor.

Karena itu, ia menilai dana hibah maupun bantuan sosial perlu diintegrasikan dengan program peningkatan kapasitas sumber daya manusia, seperti pelatihan kerja yang sesuai dengan kebutuhan pasar dan peluang kerja yang tersedia.

Salah satu contoh yang disoroti adalah sektor Pekerja Migran Indonesia (PMI). Menurutnya, pelatihan yang tepat dapat membuka peluang kerja yang lebih luas sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.

Selain membahas efektivitas bantuan sosial, Fawait juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten dalam menjalankan program-program pemberdayaan masyarakat.

Ia mencontohkan program kehutanan sosial yang selama ini menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan hutan.

“Program dari pusat seperti kehutanan sosial harus bisa diselesaikan bersama oleh gubernur dan pemerintah kabupaten. Potensinya sangat besar untuk mengurangi kemiskinan,” katanya

Menurut Gus Fawait, apabila program hutan sosial dijalankan secara optimal dengan pembagian lahan yang tepat, manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kalau satu keluarga mendapatkan akses pengelolaan hingga dua hektare lahan secara tepat, seharusnya program ini bisa menjadi instrumen yang efektif untuk menuntaskan kemiskinan,” ujarnya.

Namun demikian, keberhasilan berbagai program tersebut sangat bergantung pada keberpihakan kebijakan anggaran pemerintah. Ia menegaskan bahwa political will dan ketepatan dalam proses penganggaran menjadi faktor penentu apakah belanja pemerintah benar-benar berdampak pada kesejahteraan rakyat.

“Tinggal bagaimana sikap dan political will dalam budgeting agar seluruh program tersebut tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Melalui disertasinya, Gus Fawait menyoroti bahwa kualitas belanja pemerintah tidak hanya diukur dari besarnya anggaran yang digelontorkan, melainkan dari sejauh mana anggaran tersebut mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan produktivitas, dan mengurangi kemiskinan secara berkelanjutan di Jawa Timur. “Saya sebagai bagian dari pemerintah provinsi Jawa kami berterima kasih kepada Gubernur Pakde Karwo dan Gubernur Khofifah, kami juga tegak lurus kepada program pemerintah pusat,” pungkas Bupati Jember yang juga kader Gerindra ini. rko

Berita Terbaru

Desak Audit Total Dana PIP dan Tindak Pejabat Terlibat

Desak Audit Total Dana PIP dan Tindak Pejabat Terlibat

Senin, 12 Okt 2026 07:22 WIB

Senin, 12 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Lamongan akan menggelar aksi demonstrasi jilid II pada Selasa (…

Pedang Pora hingga Reog Ponorogo, Sambut Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko

Pedang Pora hingga Reog Ponorogo, Sambut Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko

Senin, 12 Okt 2026 07:20 WIB

Senin, 12 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Penyambutan Kapolda Jawa Timur yang baru, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, di Mapolda Jatim, Minggu (11/10/2026), berlangsung…

Brigjen Wira Dicopot, Posisi Dir Tipidum Bareskrim Dijabat Brigjen Susatyo

Brigjen Wira Dicopot, Posisi Dir Tipidum Bareskrim Dijabat Brigjen Susatyo

Senin, 12 Okt 2026 07:16 WIB

Senin, 12 Okt 2026 07:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta — Jabatan Direktur Tindak Pidana Umum (Dir Tipidum) Bareskrim Polri dirombak Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto. Hal tersebut tertuang …

Dicekal, Eks Ketua PWNU Jatim Batal Umroh

Dicekal, Eks Ketua PWNU Jatim Batal Umroh

Senin, 12 Okt 2026 07:13 WIB

Senin, 12 Okt 2026 07:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang – Sebuah unggahan yang menarasikan mantan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) KH Marzuki Mustamar dicekal ke luar negeri v…

KERAHKAN JUTAAN MASSA DEMI LINDUNGI GIBRAN

KERAHKAN JUTAAN MASSA DEMI LINDUNGI GIBRAN

Senin, 12 Okt 2026 07:10 WIB

Senin, 12 Okt 2026 07:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Koordinator Pasukan Berani Mati Jokowi, Sukodigdo Wardoyo, menyatakan kesiapannya mengerahkan jutaan massa untuk membela Wakil P…

Tembus Rp23,6 Triliun, Investasi Surabaya Jadi Motor Penggerak Ekonomi dan Lapangan Kerja

Tembus Rp23,6 Triliun, Investasi Surabaya Jadi Motor Penggerak Ekonomi dan Lapangan Kerja

Senin, 12 Okt 2026 07:04 WIB

Senin, 12 Okt 2026 07:04 WIB

​SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mencatat pertumbuhan positif investasi sepanjang 2026. Hingga semester I 2026, realisasi in…