'Pak MA Punya Program Besar Majukan Surabaya'

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gambar visual by SP
Gambar visual by SP

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - “Peluang pak MA dalam pilkada tahun ini luar biasa. Dukungan warga kota sangat besar sekali.  Pak MA sudah dapat dukungan dari 8 partai besar, organisasi-organisasi besar seperti NU dan Muhammadiyah bahkan organisasi pemuda juga mendukung beliau, dan puluhan kelompok relawan yang mendukung MA, terus bertambah hingga warga tingkat RW pun mendukung semua. Termasuk anak muda yang dikenal punya pola pikir rasional nya sangat mendukung beliau. Anak muda ingin perubahan-peribahan yang luar biasa. Mereka tahu program besar pak MA yang bertekad memajukan kota Surabaya," tutur Juliana Evawati, perwakilan PAN, kepada Surabaya Pagi, Kamis (9/7/2020) kemarin.

Politisi perempuan termuda ini melanjutkan bila gagasan dan konsep yang oleh Machfud Arifin dinilai mampu membuat Surabaya lebih maju. "Gagasan dan konsep untuk Kota Surabaya yang luar biasa dan Suarabaya lebih maju dan target kedepan untuk masyarakat kecil lah yang benar-benar membuat partai dan masyarakat sangat mendukung penuh beliau," ucapnya.

Jeje yang merupakan sapaan akrab Julian menilai bahwa kesempatan dari pak Mahcfud Arifin, luar biasa dan saat ini memang dengan dukungan 8 partai dan dari berbagai lini pun dilakukan. "Saya rasa dengan bergabungnya banyak partai ini membuat kita bersatu dan tujuan kita satu, yaitu untuk membuat Surabaya lebih maju," ujarnya.

Ditanya tentang apakah Machfud Arifin jago melobi untuk memikat 8 partai besar tersebut, Jeje menjelaskan bila Machfud Arifin tidak pernah datang ke partai, namun partai tersebut mendukung karena setuju dengan konsep dan gagasan yang akan diusung.

"Sebenarnya dikarenakan konsep dan gagasan beliau dan program belaiu, tetapi beliau betul-betul didukung partai karena gagasan beliau untuk kota Surabaya" terangnya.

 

Demi Kemaslahatan Surabaya

Senada dengan hal tersebut Buchorin Imron dari PPP juga menuturkan bila calon yang dinilai tepat untuk Kota Surabaya merupakan Machfud Arifin, sebab ditinjau dari segi pengalaman yang telah menjadi Kapolda di 3 Wilayah. "Intinya harus menang dan wajib menang demi kemaslahatan masyarakat kota Surabaya, maju kotanya bahagia warganya. Menurut saya calon yang ada untuk kota Surabaya adalah pak MA. Ini ditinjau dari segi pengalaman dengan sudah menjadi Kapolda di 3 wilayah (Maluku Utara, Kalimantan Selatan, Jawa Timur)" tuturnya.

Menurut politisi PPP ini, kota Surabaya yang menjadi kota metropolitan dan harus bersaing dengan kota-kota lain dunia. Ia melanjutkan bila 8 partai yang mengusung Machfud Arifin bukanlah cek kosong. "Dengan di usungnya 8 partai itu bukan cek kosong karena dianggap berkualitas. Kita ini berfikir bagaimana maju kotanya dan warga dapat bahagia. Kita milih pak Machfud memang karena kwalitas" ujarnya.

Buchori juga menepis bila Machfud Arifin bukan lah pelobi ulung, melainkan kesadaran 8 partai yang memikirkan bagaimana kota Surabaya bisa bersaing dengan masyarakat dunia lainnya. "Bisa begitu tapi bisa jadi kesadaran partai-partai, karena partai-partai ini memikirkan bagaimana masyarakat Surabaya bisa bersaing dengan masyarakat dunia" pungkasnya.

Sementara itu, DPD Partai Golkar Surabaya sangat serius untuk memenangkan Machfud Arifin (MA) pada Pilkada Surabaya 2020. Karena itu, pasca peresmian koordinator kelurahan (korkel) pemenangan MA, Golkar Surabaya langsung melakukan pembekalan.

“Partai Golkar Surabaya sudah dua kali melakukan pembekalan terhadap korkel. Bahkan, pada pembekalan kedua, pak MA sendiri yang memberikan pembekalan,”ujar Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar Surabaya, Arif Fathoni, Kamis (9/7/2020).

Pada pembekalan tersebut, lanjut Toni, setiap kalimat yang disampaikan Machfud Arifin menjadi semacam daya semangat korkel Partai Golkar untuk rajin turun atau blusukan ke bawah (masyarakat) dan mengajak masyarakat untuk memilih Machfud Arifin.

Lantaran dalam dua kali pembekalan itu, menurut Toni yang juga anggota Komisi A DPRD Surabaya, mantan Kapolda Jatim itu menjelaskan secara detail apa latar belakang Machfud Arifin ingin mengabdi di kota kelahiran tercinta, Surabaya. “Apa yang disampaikan pak MA ini menambah daya juang korkel untuk memenangkan pak MA pada Pilkada Surabaya, 9 Desember 2020, ” ungkap Toni. n byt

Berita Terbaru

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan revisi aturan tersebut rampung tahun ini dan mulai berlaku pada 2027. Dalam r…

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menyambut baik rencana pemerintah untuk mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia …

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wuling bikin kejutan saat meluncurkan Aira ev. Sebab, harga jual Aira ev terbilang murmer! Wuling Aira ev ditawarkan dalam dua varian. Harga …