Denyut Nadi Ekonomi di Plaza Lamongan Mulai Bisa Dirasakan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Lamongan Fadeli melihat dari dekat stand UMKM di Lamongan Plaza. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Bupati Lamongan Fadeli melihat dari dekat stand UMKM di Lamongan Plaza. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Usai diresmikan 10 tahun yang lalu, tidak lama kemudian Lamongan Plaza saat itu sepi dan nyaris menjadi bangunan mangkrak. Kini bangunan yang diharapkan menjadi denyut nadi ekonomi baru di Lamongan itu mulai menampakkan dan dirasakan oleh masyarakat.

Dan pada Minggu (27/9/2020) Plaza yang sering dilaunching untuk event dagang itu, kembali dilaunching dan kini menjadi Lamongan Plaza Tangguh dengan manajemen baru, yang  menggandeng para UMKM untuk menempati stand yang ada untuk menjual produknya. 

Meski masih ada beberapa stand yang masih kosong, seperti disampaikan oleh Fadeli Bupati Lamongan sangat optimis nantinya akan penuh. "Saya meyakini stand Lamongan Plaza ini akan buka semua dan semua kebutuhan masyarakat bisa disediakan," kata Fadeli.

Fadeli berharap Plaza Lamongan bisa menjadi wisata belanja keluarga dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Baik penyewa maupun pengunjung wajib memakai masker, menjaga jarak dan rajin cuci tangan.

“UMKM juga dapat memanfaatkan Pasar Online Lamongan (POL) untuk memasarkan produknya sehingga dapat meningkatkan daya beli masyarakat yang selanjutnya dapat meningkatkan produksinya dan multiplier effectnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lamongan pada akhirnya,” terang Fadeli.

Sementara itu Pemkab Lamongan tidak hanya fokus pada pemutusan rantai penyebaran Covid 19, Pemerintah Kabupaten Lamongan juga mendorong pemulihan ekonomi masyarakat akibat pandemi ini.

"Kita harus menggerakkan kegiatan ekonomi baik di pasar, pertokoan, dan pusat perbelanjaan untuk menyudahi pembatasan ekonomi yang berkepanjangan akibat pandemi," ungkapnya.

Apalagi, saat ini Kabupaten Lamongan tengah berada di zona orange dan terus bertekad menuju zona kuning, oleh karena itu semua sektor baik pendidikan, perkantoran dan perbelanjaan harus mematuhi protokol kesehatan. jir

 

Berita Terbaru

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto, – Mantan Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto, S.H., S.I.K., M.H., berpamitan kepada wartawan yang tergabung da…

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Harapan Nur Fadillah untuk memiliki rumah yang layak huni mulai menemukan titik terang. Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai p…

Masjid Al-Millah Sidoarjo Menyalakan Obor Festival Dakwah 2 Non-Stop 24 Jam

Masjid Al-Millah Sidoarjo Menyalakan Obor Festival Dakwah 2 Non-Stop 24 Jam

Sabtu, 17 Okt 2026 10:10 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 10:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Masjid Al-Millah Sidoarjo menggelar acara gerakan memakmurkan masjid melalui ibadah mabit (bermalam di masjid) yang m…

DPR RI Bambang Haryo Dorong Batik Ecoprint Surabaya Tembus Pasar Internasional

DPR RI Bambang Haryo Dorong Batik Ecoprint Surabaya Tembus Pasar Internasional

Jumat, 16 Okt 2026 22:07 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 22:07 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono mendorong pemerintah memperluas dukungan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di S…

Perkuat Kesenian Reog, Ponorogo Dukung Barongan Blora Jadi ICH Extension UNESCO 

Perkuat Kesenian Reog, Ponorogo Dukung Barongan Blora Jadi ICH Extension UNESCO 

Jumat, 16 Okt 2026 19:11 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, PONOROGO-Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dalam pengusulan…

67 Juta UMKM, Sertifikasi SNI Masih Minim, DPR RI Soroti Keterbatasan Anggaran BSN

67 Juta UMKM, Sertifikasi SNI Masih Minim, DPR RI Soroti Keterbatasan Anggaran BSN

Jumat, 16 Okt 2026 18:32 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 18:32 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Rendahnya cakupan sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi tantangan d…