Pj. Bupati Sidoarjo dan Ketua DPRD Sidoarjo Sepakat Bersinergi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pj. Bupati Sidoarjo Dr. Hudiyono M.Si saat bersapa dengan anggota DPRD Sidoarjo. SP/Sugeng
Pj. Bupati Sidoarjo Dr. Hudiyono M.Si saat bersapa dengan anggota DPRD Sidoarjo. SP/Sugeng

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Sinergitas yang baik diharapkan Pj. Bupati Sidoarjo Dr. Hudiyono M.Si dan Ketua DPRD Sidoarjo H. Usman. Masing-masing berharap ada sinergitas antara eksekutif dan legislatif dalam membangun Kabupaten Sidoarjo. Harapan tersebut disampaikan dalam kegiatan silaturahmi Pj. bupati Sidoarjo dengan anggota DPRD Sidoarjo di pendopo Delta Wibawa Sabtu (3/10). 

Dalam sambutannya Pj. Bupati Sidoarjo Hudiyono mengatakan kegiatan rapat paripurna DPRD Sidoarjo yang dihadirinya beberapa jam setelah dilantik menjadi tanda bahwa ada sinergi antara pihak eksekutif dengan legislatif. Menurutnya agenda rapat paripurna DPRD merupakan sebuah sinergi yang luar biasa. Sinergi seperti ini dibutuhkan dalam pembangunan. Komunikasi dan koordinasi antara eksekutif dan legislatif diharapkan dapat selalu dilakukan. Namun dirinya juga meminta ada tegur dan sapa dalam menjalankan roda pemerintahan. Legislatif dan eksekutif diharapkan saling mengingatkan bila salah dalam menjalankan regulasi.

“Mudah-mudahan awal dari pertemuan ini menandakan bahwa komunikasi kita efektif,”ucapnya.

Ketua DPRD Sidoarjo H. Usman menyambut baik undangan silaturahmi seperti ini. Menurutnya melalui pertemuan seperti ini akan terjalin sebuah sinergitas yang harmonis antara anggota DPRD dengan penjabat bupati. Dengan begitu akan mempererat hubungan untuk membangun Kabupaten Sidoarjo menuju yang lebih baik lagi.

Dikatakannya harmonisasi harus dibina dan dijalin dengan baik. Menurutnya harmonisasi yang tercipta antara legislatif dan eksekutif akan membawa manfaat yang baik kepada masyarakat. H. Usman katakan hubungan yang baik akan memberi efek positif bagi kemaslahatan pembangunan di Kabupaten Sidoarjo.

Dalam kesempatan tersebut H. Usman berharap ada pengertian dari eksekutif. Pengertian yang dimaksud menurutnya sangat sederhana. Antara legislatif ada eksekutif harus saling memahami kebutuhan masing-masing. Dikatakannya DPRD sebagai fungsi aspirasi masyarakat diharapkannya mendapat respon positif oleh eksekutif. Pasalnya di pundak 50 anggota DPRD menanggung aspirasi 2 juta 300 masyarakat Sidoarjo. Untuk itu bupati dan TAPD harus mengetahui apa yang menjadi kebutuhan legislatif. 

 “Kalau hal ini bisa kita lakukan dengan salin pengertian insyaallah pembahasan RAPBD tidak akan mengalami sebuah hambatan-hambatan yang berarti,”ucapnya.

Diakhir sambutannya H. Usman juga berharap Penjabat bupati nantinya dapat mengantarkan pemilihan bupati dan wakil bupati berjalan dengan aman dan sukses. sg

 

Berita Terbaru

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Alhamdulillah, kita patut bersyukur. Di saat dunia sedang menghadapi ketegangan geopolitik, ancaman krisis pangan dan gangguan rantai pasok,…

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf ) Teuku Riefky Harsya mendorong pengembangan potensi desa sebagai sumber pertumbuhan ekonomi kreatif baru,…

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bursa aset kripto global OKX merayakan empat tahun pelaksanaan program Proof of Reserves (PoR) bulanan dengan menerbitkan 48 laporan…

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Uang sebesar US$ 20 atau sekitar Rp 362.543 (kurs Rp 18.127 per US$) yang hanya cukup untuk membeli satu porsi makan di restoran sederhana…

Ngaku Jadi Korban Proyek Fiktif, Warga Gresik Polisikan Eks Wabup Lamongan

Ngaku Jadi Korban Proyek Fiktif, Warga Gresik Polisikan Eks Wabup Lamongan

Senin, 02 Nov 2026 07:23 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Dugaan penipuan berkedok kerja sama proyek pembangunan ruko di kawasan Pasar Wisata, Desa Dibee, Kecamatan Kalitengah, Lamongan, m…

Biaya Resmi Rp600 Ribu, Pengurusan Izin Sumur PDAM ‘Disulap’ Jadi Rp375 Juta

Biaya Resmi Rp600 Ribu, Pengurusan Izin Sumur PDAM ‘Disulap’ Jadi Rp375 Juta

Senin, 02 Nov 2026 07:19 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pengurusan perpanjangan izin pemanfaatan air tanah untuk 21 titik sumur milik Perumda Air Minum Banyuwangi menelan biaya hingga…