Tingkatkan SDM, Pemkab Ngawi Gencar Adakan Pelatihan Koperasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Ngawi melaksanakan pelatihan peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengawas koperasi. SP/ JT
Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Ngawi melaksanakan pelatihan peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengawas koperasi. SP/ JT

i

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Diera industri 4.0, pelaku usaha juga dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan usahanya.

koperasi  mempunyai peran dan kedudukan yang sangat strategis dalam menumbuh kembangkan perekonomian rakyat. Selain itu, Koperasi merupakan soko guru perekonomian nasional yang sangat membantu para pelaku UMKM.

Keberhasilan koperasi tidak hanya ditentukan oleh pengurus semata, namun juga para anggota yang aktif dan merasa memiliki, serta adanya pengawasan internal dari pengawas koperasi. Jadi, pengawas koperasi sangat berperan penting dalam keberhasilan usaha koperasi.

Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Ngawi melaksanakan pelatihan peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengawas koperasi. Puluhan pengawas KPRI se-Kabupaten Ngawi mengikuti kegiatan ini. Kegiatan tersebut diadakan guna  meningkatkan kemampuan para pengawas koperasi di Kabupaten Ngawi, khususnya

Kasi Kelembagaan Bidang Koperasi dan Transmigrasi Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Ngawi Iful Rahmawati mengatakan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengawas koperasi bertujuan meningkatkan kemampuan manajemen koperasi agar berjalan dengan baik. Pelatihan itu juga bertujuan meningkatkan pemahaman tugas pokok dan fungsi pengawas koperasi.

"Pelatihan terpenting guna meningkatkan kemampuan pengawas koperasi dalam menjalankan tugasnya" jelas Iful Rahmawati.

Sementara, dalam pelatihan ini, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Ngawi mendatangkan sejumlah pemateri. Salah satunya ahli koperasi dari Surabaya Umar R. Hidayat MPsi CHt CRM. Dsy12

 

Berita Terbaru

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…