Walikota dan Sekda Kota Malang Terpapar Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Malang Sutiaji. SP/ JT
Wali Kota Malang Sutiaji. SP/ JT

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Wabah pandemi Covid-19 yang tak kunjung reda di daerah Kota Malang membuat Wali Kota Malang Sutiaji dan Sekretaris Daerah Kota Malang, Wasto terpapar positif Covid-19 dan membuat masyarakat khawatir, Selasa (01/12/2020).

Menanggapi itu, Kepala Bagian Humas Setda Kota Malang, Widianto, menjelaskan jika saat ini kondisi Wali Kota Malang Sutiaji sudah sehat. Namun masih menjalani beberapa rehabilitasi dan beberapa pemeriksaan secara menyeluruh.

"Bapak dalam kondisi sehat, namun memang masih butuh istirahat mengingat rangkaian giat sejak tanggal 20 sampai 22 November lalu cukup menguras energi," kata pria yang akrab disapa Wiwid itu.

Selain itu, Wali Kota Malang Sutiaji juga sempat melakukan rapid test dan hasilnya non reaktif. Sejak beberapa hari terakhir, Wali Kota Malang Sutiaji menurutnya juga masih memimpin beberapa agenda. Namun memang dilakukan secara virtual. 

Lebih lanjut, Wiwid menjelaskan jika Pemerintah Kota Malang telah melakukan serangkaian uji kesehatan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Malang. Hasilnya, ada 15 ASN yang dinyatakan reaktif setelah melakukan rapid test hingga dua kali. Hal itu mengindikasikan secara kuat pada kasus Covid-19.

"Oleh karena itu, Pak Wali juga sedang menunggu hasil swabnya untuk dapat diketahui kondisinya lebih lanjut," tukasnya.

Sementara itu, terkait kesehatan Sekda Kota Malang, Widianto menjelaskan bahwa Sekda Wasto saat ini sedang di rawat di rumah sakit. "Namun, sampai saat ini kami belum menerima laporan observasinya. Tapi berdasarkan dua kali hasil rapidnya memang dinyatakan reaktif," tutur Wiwid.

Walikota Sutiaji juga menitipkan pesan agar masyarakat Kota Malang senantiasa menjaga kesehatan. "Kita semua terus meningkatkan imunitas dan menjaga kesehatan diri agar dapat terhindar dari paparan virus Covid-19. Begitu pesan Pak Wali," pungkas Wiwid. Dsy10

 

Berita Terbaru

Permata Bank Ajak Nasabah Surabaya Lewat Wealth Wisdom 2026

Permata Bank Ajak Nasabah Surabaya Lewat Wealth Wisdom 2026

Kamis, 08 Okt 2026 07:32 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Di tengah pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang mencapai 5,72% pada triwulan II 2026[1], kebutuhan untuk mengelola kekayaan secara adaptif dan…

CEO Danantara Sebut Sejumlah BUMN Segera Melantai di Bursa

CEO Danantara Sebut Sejumlah BUMN Segera Melantai di Bursa

Kamis, 08 Okt 2026 07:30 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:30 WIB

SURABAYAPAGI.com - Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengatakan bahwa sejumlah badan usaha milik…

Rupiah Menguat Dipengaruhi Cadangan Devisa Indonesia yang Tetap Kuat

Rupiah Menguat Dipengaruhi Cadangan Devisa Indonesia yang Tetap Kuat

Kamis, 08 Okt 2026 07:29 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Rabu bergerak menguat 12 poin atau 0,07 persen menjadi Rp17.887 per dolar AS…

BPN Imbau Masyarakat Tak Gunakan Perantara untuk Urus Tanah

BPN Imbau Masyarakat Tak Gunakan Perantara untuk Urus Tanah

Kamis, 08 Okt 2026 07:27 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus berkomitmen meningkatkan layanan pertanahan bagi masyarakat,…

Daop 8 Layani 9,78 Juta Pelanggan Hingga Triwulan III 2026

Daop 8 Layani 9,78 Juta Pelanggan Hingga Triwulan III 2026

Kamis, 08 Okt 2026 07:26 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:26 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya melayani sebanyak 9.789.933 pelanggan selama Januari hingga September atau triwulan III 2026,…

Angka Cerai Gugat Meroket, Alasan Dominan Efek ‘In This Economy’

Angka Cerai Gugat Meroket, Alasan Dominan Efek ‘In This Economy’

Kamis, 08 Okt 2026 07:23 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pengadilan Agama (PA) Magetan mencatat hingga September 2026, jumlah perkara yang diajukan perempuan untuk mengakhiri perkawinan di…