Kendarai Motor Wagub Emil Sidak Jalan Rusak di Lamongan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wagub Jatim Emil dan bupati Fadeli melihat jalan nasional yang berlubang. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Wagub Jatim Emil dan bupati Fadeli melihat jalan nasional yang berlubang. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Kondisi curah hujan yang tinggi membuat kondisi jalan nasional tepatnya di wilayah Lamongan rusak. Bahkan sejumlah jalan kini sudah berlubang. Penambalan jalan juga sudah sering dilakukan tapi jalan jalan masih kerap berlubang.

Kondisi yang demikian itu, apalagi hampir setiap hari warga khususnya pengendaraan motor dan mobil mengeluhkan kondisi jalan, membuat Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak turun tangan melakukan sidak dengan mengendarai motor ke sejumlah titik jalan yang berlubang, Rabu (6/1/2021).

Emil panggilan akrab Wagub Jatim dalam sidaknya kali ini, ditemani bupati Lamongan Fadeli, Kepala Bidang Keterpaduan Infrastruktur Jalan pada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur - Bali, Oktaviano Dewo, dan sejumlah kepala OPD menelusuri jalan nasional mulai dari perbatasan Gresik-Lamongan hingga wilayah Pucuk.

 “Pake motor itu tujuannya agar tahu titik-titik mana yang kondisinya serius, dan ternyata Pak Bupati hafal betul titik-titiknya. Ke depan ada 6 titik yang akan ditambal oleh balai sembari menunggu pengerjaan yang lebih fundamental, lebih besar yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.” Ujar Emil.

Selain melihat dari dekat titik lubang jalan Nasional, Emil juga berhenti di tiap titik jalan dengan kerusakan yang serius termasuk di perlintasan kereta api dekat terminal Lamongan.

 “Akan segera dikomunikasikan dengan Dirjen Kereta Api dan PT. KAI. Harapannya segera diputuskan desain yang diusulkan dan sebenarnya PU telah menyiapkan desain khusus untuk yang perlintasan.” Jelas Emil.

Rekonstruksi kerusakan jalan sepanjang Perbatasan Lamongan Gresik hingga Kecamatan Pucuk seharusnya bertahap selesai sebelum akhir Desember 2020. Namun karena curah hujan di Kabupaten Lamongan cukup tinggi maka pengerjaan tersebut terpaksa harus ditunda hingga tidak banyak genangan air di perlintasan.

“Saya meminta percepatan penanganan dan pemeliharaan segera dituntaskan. Seharusnya bulan lalu sampai natal sudah selesai, namun curah hujan memang cukup tinggi. Banyak genangan di perlintasan yang dilalui kendaraan jadi rusak lagi.” Tutur Fadeli.

Disela perbincangan dengan Wakil Gubernur Jawa Timur dan Kepala Bidang Keterpaduan Infrastruktur Jalan, Fadeli mengupayakan agar penanganan jalan dikerjakan seperti halnya jalan Pucuk – Babat.

“Seperti yang kita inginkan dua tahun lalu pembangunannya seperti Pucuk – Babat dan dapat terselesaikan di Tahun 2021 ini.” Tegas Fadeli.

Dalam sidak ini hadir pula Kepala Bidang Keterpaduan Infrastruktur Jalan pada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur - Bali, Oktaviano Dewo, ia memaparkan bagaimana rencana dan kendala yang dialami dalam penanganan jalan sepanjang Gresik, Lamongan, Babat hingga Tuban.

“Penanganan jalan ini dengan cara rekonstruksi, artinya perlintasan yang ada ini akan diganti dengan rigid pavement, sedang yang di daerah Babat - Tuban karena kondisi tanahnya lebih bagus kita tangani tidak dengan rigid. Harapan kami karena penanganan kondisi jalan di km 35 hingga km 41 agak bermasalah, di bagian tepi perlintasan ada genangan air, bagaimana genangan air ini bisa diatasi sehingga mengalir ke saluran dan air tidak masuk ke perlintasan sehingga penanganan lebih lama.” Terang Dewo.

Dewo juga menjelaskan, penanganan jalan Gresik Lamongan Babat Tuban tertunda di tahun 2020 karena refocusing dana akibat pandemic covid-19, sehingga diperpanjang hingga tahun 2021 ini. Selain itu ada rencana paket yang dikerjakan hingga tahun 2022 untuk menangani sisanya. jir

Berita Terbaru

Apresiasi Laporan Komisi E DPRD Jatim, BPBD Sebut Anggaran Pos Mie Instan di RAPBD 2027 Masih Input Awal

Apresiasi Laporan Komisi E DPRD Jatim, BPBD Sebut Anggaran Pos Mie Instan di RAPBD 2027 Masih Input Awal

Senin, 02 Nov 2026 09:29 WIB

Senin, 02 Nov 2026 09:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SIDOARJO- Laporan Komisi E DPRD Jawa Timur terhadap usulan anggaran BPBD Jawa Timur pada Rancangan APBD 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD…

Fraksi PDI-P Kritisi Anggaran Bencana, Bunda Renny : Libatkan UMKM dan Petani Terdekat

Fraksi PDI-P Kritisi Anggaran Bencana, Bunda Renny : Libatkan UMKM dan Petani Terdekat

Senin, 02 Nov 2026 09:22 WIB

Senin, 02 Nov 2026 09:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya- Belanja logistik untuk penanganan korban bencana di Jawa Timur mendapat atensi Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Wara Sundari…

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Alhamdulillah, kita patut bersyukur. Di saat dunia sedang menghadapi ketegangan geopolitik, ancaman krisis pangan dan gangguan rantai pasok,…

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf ) Teuku Riefky Harsya mendorong pengembangan potensi desa sebagai sumber pertumbuhan ekonomi kreatif baru,…

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bursa aset kripto global OKX merayakan empat tahun pelaksanaan program Proof of Reserves (PoR) bulanan dengan menerbitkan 48 laporan…

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Uang sebesar US$ 20 atau sekitar Rp 362.543 (kurs Rp 18.127 per US$) yang hanya cukup untuk membeli satu porsi makan di restoran sederhana…